KANIGARAN, Radar Bromo- Kehadiran pegawai pada hari pertama masuk usai liburan Hari Raya Idul Fitri 1446 Hijriah, tetap menjadi perhatian serius Pemkot Probolinggo. Meski tidak ada tim yang turun melakukan inspeksi mendadak (sidak), absensi kehadiran ASN dan non-ASN tetap dilakukan.
Hasilnya, ada dua pegawai non-ASN yang tak masuk tanpa keterangan alias bolos. Selain itu, tercatat ada 22 ASN yang cuti dan 12 ASN sedang sakit.
Selasa (8/4), absensi pegawai dilakukan setelah apel di masing-masing kantor organisasi perangkat daerah (OPD). Dari 2.354 ASN, sebanyak 2.320 orang hadir. Artinya, ada 34 ASN yang tidak hadir. Yakni, mereka yang cuti dan sakit.
Sedangkan pegawai non-ASN, dari jumlah total 1.928 orang, sejumlah 1.920 orang hadir. Sisanya, 8 orang tidak masuk pada hari pertama karena sejumlah alasan. Dua orang cuti, 4 orang sakit, dan 2 orang lainnya tanpa keterangan.
“Bagi pegawai yang tidak masuk tanpa keterangan pada hari pertama masuk pasca hari raya, ada 2 orang. Mereka non-ASN di kecamatan dan puskesmas,” ujar Kepala Badan Kepegawaian dan Pengelolaan Sumber Daya Manusia (BKP-SDM) Kota Probolinggo Fatchur Rozi.
Pada hari pertama masuk kerja, kata Rozi, tidak diadakan sidak seperti tahun-tahun sebelumnya. Tahun ini tidak ada anggaran pembentukan tim sidak dan lainnya.
Karena itu, seluruh pegawai wajib mengikuti apel pagi di kantor OPD masing-masing.
Selepas apel mereka langsung melakukan absensi kehadiran menggunakan google form. Dari situ dapat diketahui rekap kehadiran pegawai. “Mereka absensi sesuai google form,” ujarnya.
Soal pegawai yang cuti dan tanpa keterangan, Rozi mengatakan, ASN dan non-ASN yang mengajukan cuti beragam. Ada yang cuti menikah ataupun cuti tahunan. Ia memastikan pengajuan cuti dilakukan sesuai aturan.
Sedangkan, 2 non-ASN yang tanpa keterangan akan ditindaklanjuti oleh masing-masing OPD. Bagi mereka juga dipastikan ada sanksi.
“Pasti ada sanksi bagi yang tanpa keterangan. Kalau pun sakit, seharusnya ada pemberitahuan lebih dulu, bukan tanpa keterangan,” jelasnya.
Di sisi lain, pada hari pertama masuk, Wali Kota Probolinggo dr. Aminuddin menekankan para pegawainya meningkatkan kinerja dalam membangun Kota Probolinggo.
Ia juga berharap semangat kebersamaan selama Ramadan dan Idul Fitri, dapat memotivasi semua pegawai untuk lebih giat bekerja dan memberikan yang terbaik bagi Kota Probolinggo.
“Semangat ini hendaknya terus kita tunjukkan melalui kinerja di masing-masing unit kerja. Saya insyaallah akan selalu bersemangat dalam memimpin kota ini. Supaya dapat menghasilkan sesuatu yang terus prima bagi masyarakat Kota Probolinggo,” ujarnya. (mas/rud)
Editor : Ronald Fernando