SUMBER, Radar Bromo - Ratusan pelanggan listrik PLN harus merasakan hidup tanpa sambungan listrik.
Sabtu (22/3) siang, sebatang tiang Saluran Udara Tegangan Menengah (SUTM) di Desa Sumberanom, Kecamatan Sumber, Kabupaten Probolinggo, roboh.
Insiden ini menyebabkan pemadaman listrik bagi 407 pelanggan di sekitar lokasi. Kepala Desa Sumberanom Abdi Siswo mengatakan, tiang listrik setinggi 12 meter itu roboh sekitar pukul 11.00.
Akibatnya, akses jalan tertutup dan sempat menghambat lalu lintas kendaraan.
“Awalnya, baik kendaraan roda dua maupun roda empat tidak bisa melintas karena tiang menutup badan jalan,” ujarnya.
Beruntung, saat kejadian tidak ada pengendara yang melintas, sehingga tidak ada korban jiwa maupun luka-luka. Tiang yang tumbang juga jatuh ke area pertanian. Bukan ke permukiman atau tempat beraktivitas masyarakat.
“Tak lama setelah kejadian, pihak PLN turun tangan untuk menangani masalah ini,” tambah Abdi.
Manager PLN ULP Probolinggo Rendra Madyasta mengatakan, robohnya tiang listrik ini diduga akibat hujan lebat disertai angin kencang.
Tim PLN juga langsung menuju lokasi untuk melakukan pengecekan.
“Dari hasil pemeriksaan, ditemukan satu titik tiang SUTM yang roboh pada konstruksi TM5. Akibatnya, satu tiang setinggi 12 meter tumbang dan satu konstruksi TM5 rusak,” ujarnya.
PLN pun menerapkan beberapa langkah cepat. Diawali dengan melokalisir wilayah padam guna mencegah risiko lebih lanjut. Juga berkoordinasi dengan pemerintah desa setempat.
Selanjutnya, tim membongkar dan memilah peralatan yang rusak. Serta, menyiapkan material pengganti.
“Proses berikutnya pembongkaran konstruksi yang rusak, penggalian tanah untuk pemasangan tiang baru, pendirian kembali tiang listrik, pemasangan konstruksi, dan penarikan konduktor,” jelas Rendra.
Selama proses perbaikan, empat gardu listrik di sekitar lokasi terpaksa dipadamkan. Menyebabkan gangguan listrik bagi 407 pelanggan.
Namun, PLN menargetkan pemulihan jaringan selesai pada hari yang sama. (gus/rud)
Editor : Ronald Fernando