LECES, Radar Bromo- Tidak peduli puasa, maling motor tetap beraksi di wilayah Kabupaten Probolinggo. Lengah dikit, sepeda motor Yamaha NMAX milik Sanenten, 33, hilang digondol maling, Sabtu (1/3) pagi.
Ceritanya, sekitar pukul 07.30 korban dalam perjalanan pulang dari pasar. Warga Desa/ Kecamatan Leces, Kabupaten Probolinggo itu mendapati ban motornya bocor.
Karena itu, ia memutuskan segera ke bengkel. Namun sebelum berangkat ke bengkel, korban pulang ke rumah untuk ganti sandal. Sebab, sandalnya putus.
Sampai di depan rumah, korban tak memasukkan motornya ke dalam rumah. Sebab, niatnya hanya akan ditinggal sebentar untuk ganti sandal.
Korban lantas memarkir motor Nopol N 205 PRI berwarna putih itu di jalan depan rumahnya. Sebelum masuk rumah, korban memastikan motornya itu sudah dikunci setir.
“Saya masuk ke rumah dan ganti sandal. Saat pakai sandal itu, saya dengar ada bunyi motor. Setelah itu saya lihat ada orang yang sudah bawa lari motor saya,” katanya saat ditemui di rumahnya.
Korban menyebut, pelakunya dua orang berjenis kelamin laki-laki. Satu orang yang membawa motornya memakai jaket hitam dengan helm dan masker yang juga berwarna hitam.
Sedangkan rekannya mengendarai NMAX hitam. Namun, korban tak begitu ingat ciri-cirinya. Hanya, pelaku memakai sarung dan juga pakai masker hitam.
motor dBaca Juga: Kos-kosan di Suwayuwo Sukorejo Dibobol, 2 Motor Dicuri dalam Semalam, Bukan Kejadian Pertama
Saat itu korban sempat mengejar pelaku, namun tak terkejar. Katanya, pelaku kabur ke arah selatan.
Akibat kejadian ini, korban mengalami kerugian sekitar Rp 26 juta. Padahal, awalnya korban hendak menjual motor itu untuk biaya anaknya yang akan masuk pesantren.
“Saya sebenarnya mau jual motor ini untuk biaya anak saya yang mau masuk pesantren tahun ini. Tapi ternyata keburu dicuri,” jelasnya.
Korban pun langsung melaporkan pencurian itu ke Polsek Leces. Terpisah, Kanitreskrim Polsek Leces, Aipda Andri Okta mengaku sudah menerima laporan korban. Saat ini, kasusnya masih dalam penyelidikan.
“Kami sudah monitor. Petugas juga sudah olah TKP dan saat ini masih dalam penyelidikan,” pungkasnya. (mg/hn)
Editor : Muhammad Fahmi