Cerpen Daerah Dulu & Kini Ekonomi-Bisnis Features Hikayat Hobi Hukum & Kriminal Kesehatan Klinik Fotografi Lifestyle Lipsus Love & Life Story Main Desain News Ono Ono Ae Opini Pendidikan Peristiwa Perspektif Politik Radar Bromo Events Sportainment Tanya Jawab

Sampah Taman Semeru Probolinggo Ganggu Pemandangan, DLH Sebut Ulah Pemulung

Inneke Agustin • Senin, 17 Februari 2025 | 11:00 WIB
BERSERAKAN: Sampah tampak berserakan di sekitar tempat sampah Taman Semeru, Kelurahan Triwung Kidul, Kecamatan Kademangan, Minggu (16/2) siang.
BERSERAKAN: Sampah tampak berserakan di sekitar tempat sampah Taman Semeru, Kelurahan Triwung Kidul, Kecamatan Kademangan, Minggu (16/2) siang.

PROBOLINGGO, Radar Bromo- Kebersihan Taman Semeru, Kota Probolinggo, butuh perhatian. Minggu (16/2), taman yang berlokasi di Kelurahan Triwung Kidul, Kecamatan Kademangan, terlihat kotor.

Sampah berserakan di sekitar tempat sampah yang telah disediakan. Sejumlah pengunjung pun mengaku tak nyaman dengan kondisi ini. Mengganggu pemandangan.

“Kurang enak dipandang, sebab ini kan taman. Sepertinya ada orang yang buang sampah sembarangan,” ujar salah seorang pengunjung, Muhammad Saifuddin, 24, warga Kelurahan Triwung Kidul, Kecamatan Kademangan.

Hal serupa disampaikan Zulkifli, 40, seorang warga Kecamatan Leces yang tengah berlibur bersama keluarganya di Taman Semeru. Katanya, banyaknya sampah ini mengurangi estetika taman.

“Namun, sepertinya hanya hari weekend. Beberapa waktu lalu saya ke sini ketika hari kerja, kondisinya bersih. Kemungkinan karena petugas sedang libur,” ujarnya.

 

 

Terpisah, Kabid Konservasi Pertamanan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Probolinggo Suciati Ningsih mengatakan, sampah berserakan diduga akibat pemulung yang biasanya mencari botol bekas di bak sampah.

“Biasanya setelah mencari botol bekas. Sampah yang ada di dalam bak berjatuhan dan tidak dipungut kembali. Akhirnya, berserakan. Ditambah memang bila Minggu, petugas kami terbatas. Tapi, kalau hari kerja, setiap hari mereka membersihkan dan mengawasi taman,” jelasnya.

Perempuan yang akrab dipanggil Suci ini mengatakan, akan memberikan teguran kepada pemulung melakukan hal tersebut. Serta, akan mengganti tempat sampah dengan bentuk yang lebih mudah diambil dan lebih mudah bagi masyarakat membuang sampah. (gus/rud)

Editor : Ronald Fernando
#taman semeru #lingkungan #pemulung #dlh #sampah