SUKAPURA, Radar Bromo - Akses menuju destinasi wisata kawasan Gunung Bromo, sempat terganggu Senin (3/2) pagi.
Sebagian jalurnya tertutup longsor dan pohon tumbang di Dusun Krajan, Desa Wonokerto, Kecamatan Sukapura.
Kepala Desa Wonokerto Heri Dri Hartono mengatakan, longsor terjadi sekitar pukul 08.00.
Sejumlah pepohonan dan material tanah bergerak dan menutupi setengah ruas jalan.
“Meski demikian, lalu lintas tetap lancar. Kendaraan yang menuju atau kembali dari Bromo, masih bisa melintas karena yang tertutup hanya sebagian jalan,” ujarnya.
Heri menduga, longsor dipicu akar besar dari pohon cemara yang tumbang, sehingga menyebabkan tanah di sekitarnya ikut bergeser.
Beruntung tidak ada korban jiwa. “Syukurlah tidak ada rumah warga yang terdampak. Lokasi longsor berada di tepi jalan. Juga tidak ada kerugian materiil,” katanya.
Terpisah, Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Probolinggo Oemar Sjarief mengatakan, longsor dan pohon tumbang terjadi di dua titik. Di Jurang Perahu dan Jurang Jontro.
“Pohon tumbang diduga akibat angin kencang. Ditambah kondisi tanah yang gembur setelah diguyur hujan,” ujarnya.
Tim gabungan dari BPBD Kabupaten Probolinggo, Dinas PUPR Kabupaten Probolinggo, serta Muspika Sukapura langsung turun.
Bersama warga, mereka berusaha mengevakuasi pohon tumbang dan material longsor.
“Kami gunakan chainsaw untuk memotong pohon yang tumbang agar lebih mudah disingkirkan. Alhamdulillah, proses evakuasi berjalan lancar tanpa kendala berarti,” ujar Oemar. (gus/rud)
Editor : Muhammad Fahmi