MAYANGAN, Radar Bromo- Perayaan Malam Tahun Baru Imlek 2576 Kongzili di Tempat Ibadah Tri Dharma (TITD) Sumber Naga Kota Probolinggo, begitu meriah Selasa (28/1) malam. Salah satunya digelar wayang kulit semalam suntuk dan line dance.
Sejumlah umat Tionghoa pun tampak berpakaian serbamerah. Tepat tengah malam, usai line dance mereka bersembahyang.
“Setelah itu, ada sembahyang bersama dan menyalakan kembang api,” ujar Ketua II TITD Sumber Naga Erfan Sutjianto.
Gerimis yang mewarnai malam pergantian tahun dianggap membawa berkah. Menurut Erfan, ini merupakan salah satu tanda turunnya dewa.
“Jadi, itu tandanya para dewa turun untuk membersihkan tempat ibadah ini. Menyambut tahun baru dengan suasana yang bersih,” jelasnya.
Kemeriahan ini menarik perhatian sejumlah warga Kota Probolinggo untuk menonton. Salah satunya Alfira Priscila, 14, yang datang bersama teman-temannya untuk menonton perayaan Imlek.
“Kami ingin mengenal kebudayaan dari umat Tionghoa, terutama saat Imlek sebagai bentuk penghormatan dan turut melestarikan budaya yang ada di Kota Probolinggo,” ujar warga Kelurahan Jrebeng Kidul, Kecamatan Wonoasih ini.
Perayaan Imlek ini juga dihadiri Pj Wali Kota Probolinggo M. Taufik Kurniawan; Kapolres Probolinggo Kota AKBP Oki Ahadian Purwono; dan Calon Wali Kota Probolinggo Terpilih Aminuddin. Serta, sejumlah tokoh agama, seperti Ketua PCNU Kota Probolinggo H. Arbai Hasan.
“Perayaan ini merupakan bentuk rasa syukur kepada Sang Pencipta. Semoga kehidupan masyarakat Kota Probolinggo aman, damai, dan lebih sejahtera ke depannya,” ujar Pj Wali Kota. (gus/rud)
Editor : Ronald Fernando