Cerpen Daerah Dulu & Kini Ekonomi-Bisnis Features Hikayat Hobi Hukum & Kriminal Kesehatan Klinik Fotografi Lifestyle Lipsus Love & Life Story Main Desain News Ono Ono Ae Opini Pendidikan Peristiwa Perspektif Politik Radar Bromo Events Sportainment Tanya Jawab

Alasan Mantan Ketua RT di Triwung Lor Probolinggo Bongkar Pos Ronda usai Tak Terpilih Kembali

radar bromo • Jumat, 17 Januari 2025 | 02:43 WIB

 

SUDAH DIBONGKAR: Kondisi pos ronda di Triwung Lor, Kota Probolinggo yang sudah dibongkar oleh mantan ketua RT setempat usai tak lagi terpilih.
SUDAH DIBONGKAR: Kondisi pos ronda di Triwung Lor, Kota Probolinggo yang sudah dibongkar oleh mantan ketua RT setempat usai tak lagi terpilih.

KADEMANGAN, Radar Bromo-Aksi mantan ketua RT 4/ RW 4 di Kelurahan Triwung Lor, Kecamatan Kademangan, Kota Probolinggo yang membongkar pos ronda RT setempat jadi pergunjingan.

Aksi itu dilakukan usai mantan ketua RT tersebut kembali maju di pemilihan RT. Namun, kali ini gagal menang.

Mantan ketua RT yang gagal kembali terpilih itu diketahui bernama Sahur, 50. Ia merupakan warga RT 4/RW 4, di Kelurahan Triwung Lor.

Sahur merupakan salah seorang calon dari tiga calon ketua RT yang mengikuti pemilihan Minggu (12/1) lalu.

Rupanya, dalam pemilihan RT kali ini, ia tak beruntung. Warga enggan memilihnya kembali. Ia kalah.

Rupanya, kekalahan ini membuanya kecewa. Sahur membongkar salah satu pos ronda yang diklaim dibangun ketika dirinya menjabat sebagai ketua RT, empat tahun lalu.

Sahur membenarkan jika dirinya yang membongkar posko ronda yang tak jauh dari rumahnya itu.

Menurut Sahur, selama ini hanya dirinya yang bertugas berjaga di pos ronda tersebut.

“Memang uang iuran, tapi saya yang membangun dan selalu yang jaga setiap malam. Wong saya gak jadi (RT), ya mending saya bongkar,” katanya.

Selain itu, kata Sahur, posko itu juga dinilainya menghalangi akses jalan kendaraannya.

“Mobil saya juga susah masuk karena posko itu. Jadi, saya bongkar,” katanya.

Terpisah, Lurah Triwung Lor Iwan Cahyono mengaku akan mengklarifikasi kedua belah pihak. Yakni, mantan RT Sahur dan Agus (ketua RT saat ini).

Perkara itu disebutkan akan diselesaikan secara kekeluargaan. “Kami sudah klarifikasi ke Pak Sahur, katanya memang itu yang membangun dirinya sendiri, meski memang ada iuran warga,” terang Iwan.

“Dibongkar karena katanya sudah tidak terpakai. Besok kami akan klarifikasi juga ke ketua RT-nya yang mewakili warga," ujarnya. (mg/rud)

Editor : Muhammad Fahmi
#kademangan #rt #Kota Probolinggo #sahur #Pemilihan RT #probolinggo #ketua rt