Cerpen Daerah Dulu & Kini Ekonomi-Bisnis Features Hikayat Hobi Hukum & Kriminal Kesehatan Klinik Fotografi Lifestyle Lipsus Love & Life Story Main Desain News Ono Ono Ae Opini Pendidikan Peristiwa Perspektif Politik Radar Bromo Events Sportainment Tanya Jawab

Target Retribusi Pasar Daerah Kota Probolinggo Naik Lipat Dua, Begini Alasannya

Arif Mashudi • Senin, 30 Desember 2024 | 13:35 WIB
SUMBER PAD: Sejumlah pengunjung dan pedagang berada di Pasar Baru, Kota Pasuruan, yang menjadi salah satu sumber PAD Kota Probolinggo.
SUMBER PAD: Sejumlah pengunjung dan pedagang berada di Pasar Baru, Kota Pasuruan, yang menjadi salah satu sumber PAD Kota Probolinggo.

KANIGARAN, Radar Bromo- Retribusi pelayanan pasar di Kota Probolinggo sepanjang 2024 melampaui target. Dari target Rp 1,5 miliar, tercapai Rp 1,7 miliar atau 115 persen. Karena itu, tahun depan didorong target pendapatan asli daerah (PAD) itu naik hingga 100 persen.

Dari data yang berhasil dihimpun Jawa Pos Radar Bromo, retribusi layanan pasar terdiri atas retribusi pelataran, retribusi los, dan retribusi kios. Retribusi pelataran, tahun ini ditarget memperolah Rp 225 juta dan hingga akhir November terealiasi Rp 386 juta.

Retribusi los ditarget Rp 589 juta, tercapai Rp 858 juta. Sedangkan, retribusi kios ditarget memperoleh Rp 718 juta baru terealisasi sekitar Rp 523 juta.

Anggota Banggar DPRD Kota Probolinggo Sibro Malisi mengatakan, pihaknya mendorong OPD-OPD untuk meningkatkan PAD dari berbagai sumber. Salah satunya dari retribusi pelayanan pasar.

“Melihat potensi pasar tradisional yang ada di Kota Probolinggo, DKUP harus dapat meningkatkan PAD dari sektor pasar. Jadi, tahun 2025 target untuk retribusi pelayanan pasar harus naik,” katanya kepada Jawa Pos Radar Bromo.

Sementara itu, Kepala Dinas Koperasi, Usaha Mikro, dan Perdagangan (DKUP) Kota Probolinggo Fitriawati mengatakan, di Kota Probolinggo, ada 11 pasar tradisional yang menjadi penyumbang PAD.

“Retribusi pelayanan pasar sudah melebihi target tahun ini (2024). Belum lagi nanti ketambahan bulan Desember,” katanya, beberapa waktu lalu.

Terkait target, kata Fitri, sesuai arahan Banggar DPRD Kota Probolinggo, target PAD dari retribusi pelayanan pasar dinaikkan 100 persen. Pihaknya akan berupaya, tahun depan bisa lebih meningkatkan capaian retribusi pelayanan pasar sebagai PAD.

“Target itu akan menjadi pendorong kami untuk dapat lebih meningkatkan PAD,” ujarnya, optimistis. (mas/rud)

Editor : Ronald Fernando
#pasar baru #retribusi pasar #100 persen #Kota Probolinggo #pad