PROBOLINGGO, Radar Bromo- Ditemukannya ruangan privat di kantor KONI Kota Probolinggo membuat sejumlah pihak tercengang.
Selama ini, adanya ruangan privat di kantor KONI jadi informasi sumir. Hanya sebatas dugaan.
Bahkan, tidak jelas apakah ruangan privat itu memang benar ada atau tidak.
Informasi itu menjadi terang benderang setelah Komisi I DPRD Kota Probolinggo sidak ke kantor KONI, Jumat (27/12).
Sidak diikuti oleh beberapa pihak. Antara lain, semua anggota Komisi I, perwakilan Dispopar Probolinggo, sejumlah pengurus KONI Kota Probolinggo dan beberapa awak media.
Radarbromo.jawapos.com yang mengikuti sidak, ikut menyaksikan kondisi ruangan privat itu. Ruangan privat ini ada sisi timur gedung GOR Mastrip.
Kondisi ruangan mewah layaknya hotel. Interiornya penuh dengan bahan vinil dan kaca. Bahkan, desain toilet pun layaknya hotel.
Ruangan privat itu memiliki dua pintu berbeda sebagai akses. Lalu, ada empat bagian pada ruangan privat tersebut.
Pertama, ruang transit VIP yang disekat dengan dinding interior. Interior dinding pemisah itu, hanya dapat dikunci dari dalam ruangan privat.
Ruangan kedua melewati pintu yang dilengkapi dengan kunci. Ruangan kedua ini terkesan lebih privat.
Sebab, ruangan didesain mewah dengan interior penuh bahan halus finil, kaca dan interior lainnya. Lantainya keramik dengan motif kayu.
Namun anehnya, Jumat kondisi ruangan ini kosong. Tidak ada perabot di sana, seperti meja kursi atau lainnya.
Komisi I yang sidak menduga, sebenarnya ada perabot di ruangan ini. Namun, sudah dipindah.
Pada ruangan kedua ini, ada rolling door sebagai pembatas dengan ruangan ketiga. Rolling door terbuat dari bahan mika atau plastik.
Di dalam ruangan ketiga, ada fasilitas meja biliar. Lengkap dengan lampu biliar di atasnya.
Ruangan ini memiliki lantai keramik putih. Lantai ruangan Jumat terlihat kotor, seperti bekas sepatu atau sandal.
Karena kondisi itu, Komisi I makin mencurigai bahwa ada perabot di ruangan ini. Namun, sudah sudah dikeluarkan.
”Sepertinya barang-barang di dalam ruangan privat ini sudah diangkut semua. Masa ruangan kosong kayak gini. Tapi lantainya kotor, bentuk ada aktivitas di dalam ruangan ini,” tutur anggota Komisi I, Saiful Rohman.
Semua yang ikut sidak pun menjadi heran. Sebab, ternyata ada ruangan mewah di kantor KONI Kota Probolinggo.
”Kami menemukan dalam ruangan privat itu ada fasilitas meja biliar dan sangat bagus interiornya. Bahkan, bisa dikatakan fasiltas ruangannya sekelas hotel. Tetapi masalahnya, ruangan ini hanya dimanfaatkan satu orang,” terang Sekretaris Komisi I DPRD Kota Probolinggo, Zainul Fathoni.
Terakhir, ruangan toilet yang sangat luas. Ada wastafel dengan beberapa kran air dan cermin besar.
Lalu ada ruang toilet dengan dinding kaca tebal sebagai pembatas, serta ruang bilas yang juga terpisah. Mirip fasilitas hotel. (mas/hn)
Editor : Muhammad Fahmi