Cerpen Daerah Dulu & Kini Ekonomi-Bisnis Features Hikayat Hobi Hukum & Kriminal Kesehatan Klinik Fotografi Lifestyle Lipsus Love & Life Story Main Desain News Ono Ono Ae Opini Pendidikan Peristiwa Perspektif Politik Radar Bromo Events Sportainment Tanya Jawab

Mahasiswa di Probolinggo Mengaku Nyaris Dibegal, Motor Selamat, Korban Terluka, Sempat Kejar Pelaku

Inneke Agustin • Kamis, 7 November 2024 | 06:30 WIB
TERLUKA: Kaki Muhammad Izul Habibullah terluka usai menjadi korban percobaan begal di Kecamatan Kedopok, Kota Probolinggo, Senin (4/11) malam.
TERLUKA: Kaki Muhammad Izul Habibullah terluka usai menjadi korban percobaan begal di Kecamatan Kedopok, Kota Probolinggo, Senin (4/11) malam.

PROBOLINGGO, Radar Bromo- Seorang mahasiswa di salah satu perguruan tinggi Kota Probolinggo, Muhammad Izul Habibullah, 19, terluka. Senin (4/11) malam, korban mengaku dibuntuti dua orang tak dikenal dan mendadak laju motornya dipotong.

Warga Desa Clarak, Kecamatan Leces, Kabupaten Probolinggo, ini pun keder. Ia menduga para pelaku merupakan komplotan begal yang mengincar motornya.

Kala itu, Izul hendak pulang setelah belajar kelompok di rumah temannya di Kelurahan Jrebeng Wetan, Kecamatan Kedopok. Sekitar pukul 18.15, ia mengendarai motor seorang diri dari utara melintasi GOR Mastrip.

Dari sana, Izul mulai dibuntuti dua orang yang mengendarai motor Yamaha Vixion merah putih. Ia berusaha tetap tenang dan terus melanjutkan perjalanan.

“Saya merasa ada yang mengikuti. Ketika saya pelankan motor, mereka juga ikut memperlambat laju motornya. Seperti mau membegal," katanya.

Situasi semakin mencurigakan ketika masuk jembatan dekat Makam China. Izul memutuskan mempercepat laju motornya. Rupanya, pemotor di belakangnya juga ikut ngegas. Seolah tidak ingin kehilangan jejaknya.

Sesampai di depan Makam China, pelaku mendadak memotong jalan Izul. Berusaha menghentikannya.

“Begitu mereka memotong jalan, saya spontan banting setir ke kiri untuk menghindari mereka. Saya dan motor jatuh ke arah pepohonan hingga helm saya pecah," katanya.

Izul mengalami luka di paha, betis, dan tangan kiri. Meski demikian, berusaha secepatnya berdiri. Ia juga sempat berteriak kasar kepada para pelaku. Namun, mereka hanya terdiam memperhatikannya sejenak dan kemudian kabur.

Izul mencoba mengejar pelaku. Namun, akibat benturan saat jatuh, ia mulai pusing dan pandangannya berkunang-kunang. Ia kehilangan jejak pelaku. Akhirnya, memutuskan berhenti dan meminta bantuan temannya untuk pulang.

Terpisah, Plt Humas Polres Probolinggo Kota Iptu Zainullah mengatakan, belum mendapatkan laporan terkait kejadian ini. “Baik di Polres Probolinggo Kota maupun di Polsek Kedopok ataupun Wonoasih, belum ada laporan masuk," ujarnya, Rabu (6/11). (gus/rud)

 

Editor : Ronald Fernando
#mahasiswa #Kota Probolinggo #kepolisian #begal