MAYANGAN, Radar Bromo-Seorang pria ditemukan meninggal di indekosnya di Kelurahan Mangunharjo, Kecamatan Mayangan, Kota Probolinggo, Selasa (29/10) pagi.
Pria itu diketahui bernama Bachtiar Effendy, 69. Pemilik indekos Muhammad Ilyas, 57, mengatakan, Bachtiar ngekos di tempatnya sejak awal tahun.
Diketahui Bachtiar tinggal sendiri di indekos tersebut. Sementara anak dan istrinya tinggal di Kelurahan Kebonsari Kulon, Kecamatan Kanigaran.
Kata Ilyas, Bachtiar terakhir kali berkomunikasi dengannya sekitar sebulan lalu. Tepat ketika ia membayar uang kos.
“Karena hidup sendiri dan orangnya sudah sepuh, jadi biaya kosnya saya potong. Aslinya Rp 450 ribu per bulan, saya kasih Rp 350 ribu per bulan. Nah kemarin ini dia bayar uang kos, katanya habis dikasih uang oleh kerabatnya di Kediri,” jelas Ilyas.
Kondisi Bachtiar pertama kali diketahui oleh tetangga kamar kosnya. Maklum kosan tersebut hanya memiliki dua kamar.
Ilyas mengatakan bahwa tetangga Bachtiar yang bernama Joko itu terakhir kali melihat Bachtiar beraktivitas pada hari Sabtu (26/10).
“Saat itu, Bachtiar mengeluh penyakitnya kambuh. Sempat ditengok dari luar oleh Joko, korban sedang tertidur di dalam kamarnya Sabtu (26/10) malam. Setelah itu, dia tidak lagi melihat Bachtiar beraktivitas lagi. Baru tadi pagi (kemarin, Red), Joko memberitahu saya bahwa tercium bau busuk dari kamar Bachtiar,” tutur Ilyas.
Akhirnya Ilyas dan Joko mengecek ke kamar Bachtiar. Saat itulah diketahui Bachtiar telah meninggal dunia.
Di dalam kamarnya, korban dalam posisi telentang. Sama seperti yang terakhir diliat Ilyas. Bachtiar mengenakan kaus putih dan celana hitam. “Kami kemudian menghubungi pihak kepolisian,” ujarnya.
Koordinator Kamar Jenazah RSUD dr. Mohamad Saleh Kota Probolinggo Nur Wasis menyebutkan bahwa tidak ditemukan luka atau tanda-tanda kekerasan di tubuh korban.
“Hanya saja karena diperkirakan sudah meninggal sekitar 2 hari lalu, maka tubuhnya sudah mulai membusuk. Bagian mukanya membengkak dan menghitam, serta mulai timbul aroma tak sedap,” tuturnya.
Senada, Plt Kasi Humas Polres Probolinggo Kota Iptu Zainullah mengatakan bahwa pihaknya telah melakukan olah TKP.
Pihak kepolisian juga telah memasang garis polisi di depan kosan milik Ilyas tersebut. Sementara jenazah BE dievakuasi ke kamar jenazah RSUD dr Mohamad Saleh Kota Probolinggo.
“Berdasarkan hasil visum luar tidak ditemukan adanya luka atau tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Dugaan kami, korban meninggal karena riwayat penyakit jantung yang dimilikinya kambuh. Pihak keluarga pun telah ikhlas dan memilih untuk tidak dilakukan otopsi lebih lanjut pada korban,” terangnya. (gus/fun)
Editor : Muhammad Fahmi