Cerpen Daerah Dulu & Kini Ekonomi-Bisnis Features Hikayat Hobi Hukum & Kriminal Kesehatan Klinik Fotografi Lifestyle Lipsus Love & Life Story Main Desain News Ono Ono Ae Opini Pendidikan Peristiwa Perspektif Politik Radar Bromo Events Sportainment Tanya Jawab

TPT Jembatan Kunci-Lumbang Rampung, Minimal Bertahan 10 Tahun

Moch Vikry Romadhoni • Minggu, 29 September 2024 | 15:00 WIB
RAMPUNG: Salah seorang tukang menimba air dari atas jembatan untuk kebutuhan pembuatan tangga dari sawah menuju jalan raya.
RAMPUNG: Salah seorang tukang menimba air dari atas jembatan untuk kebutuhan pembuatan tangga dari sawah menuju jalan raya.

LUMBANG, Radar Bromo – Perbaikan Tanggul Penahan Tanah (TPT) Jembatan Kunci, Desa Negororejo, Kecamatan Lumbang, Kabupaten Probolinggo, dipastikan sudah rampung. Perbaikan TPT jembatan ini diharapkan bisa kokoh hingga 10 tahun ke depan.

Jabatan Fungsional Rehabilitasi Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Probolinggo Farhan Hidayatulloh mengatakan, perbaikan TPT ini merupakan recovery agar lebih kokoh menghadapi musim hujan. Prioritas pengerjaannya adalah perbaiakan TPT jembatan. Terutama di sisi utara jembatan yang kerusakannya lebih parah.

Setelah selesai, pihaknya memperbaiki TPT di sisi selatan yang juga rusak. Namun, kerusakannya tidak separah di sisi utara. “Sudah selesai pengerjaannya. Yang terakhir perbaikan TPT di sisi selatan jembatan. Kerusakannya hanya sedikit. Panjangnya sekitar 2 meter dengan tinggi 4 meter,” katanya.

Farhan mengatakan, perbaikan TPT ini sudah terbilang kokoh. Pengerjaannya benar-benar diawasi agar bisa tertahan lebih lama. Kekuatannya diperkirakan bisa kokoh hingga 10 tahun ke depan.

“Kami ingin cepat selesai, khawatir ada hujan yang bisa menghambat pekerjaan. Walaupun dalam pengerjaan turun hujan dua kali dan terpaksa kami berhenti terlebih dahulu,” ujar Kepala Tukang Proyek, Suryadi.

Beruntung ketika hujan, arus sungai tatap landai, sehingga tidak membuat pengerjaan terganggu. Selama dua kali hujan di wilayah Desa Negororejo, juga tidak terlalu menggangu dalam pengerjaan.

Menurutnya, ada penambahan tangga dari sawah ke jalan raya. Ini sebagai upaya, agar masyarakat tidak kesulitan ketika dari sawah menuju jalan yang aksesnya menanjak dan licin. “Tinggal pembuatan tingkat dari sawah ke jalan dan diperkirakan bisa selesai hari ini,” katanya.

Diketahui, perbaikan ini dilakukan menyusul kerusakan imbas banjir bandang Januari 2024. TPT yang diperbaiki mencapai 14 meter. Tingginya mencapai empat meter. Proyek ini ditarget rampung dalam satu bulan agar siap menghadapi musim hujan. (don/rud)

Editor : Ronald Fernando