Cerpen Daerah Dulu & Kini Ekonomi-Bisnis Features Hikayat Hobi Hukum & Kriminal Kesehatan Klinik Fotografi Lifestyle Lipsus Love & Life Story Main Desain News Ono Ono Ae Opini Pendidikan Peristiwa Perspektif Politik Radar Bromo Events Sportainment Tanya Jawab

Mertua Bacok Menantu di Kuripan Probolinggo, Ini Pemicunya

Moch Vikry Romadhoni • Rabu, 18 September 2024 | 13:00 WIB

 

TKP: Personel Polsek Kuripan membawa kayu yang dibawa korban di lokasi kejadian.  Inset, Sunardi dan Saleh.
TKP: Personel Polsek Kuripan membawa kayu yang dibawa korban di lokasi kejadian.  Inset, Sunardi dan Saleh.

KURIPAN, Radar Bromo–Insiden perkelahian antara mertua dengan menantu kembali terjadi di Kabupaten Probolinggo.

Setelah di Desa Wedusan, Kecamatan Tiris pada akhir Agustus lalu, Selasa (17/9) insiden terjadi di Desa Kedawung, Kecamatan Kuripan.

Insiden itu membuat salah satu korban yakni dari pihak menantu, mengalami luka berat. Korban harus dirawat karena mendapat sabetan celurit di bagian kaki.

Informasinya, insiden itu terjadi pukul 13.00. Kanit Reskrim Polsek Kuripan, Aipda Andika Hari Purnama mengatakan, insiden terjadi di rumah, Sunardi.

Pria berusia 71 tahun itu mulanya terlibat cekcok dengan Saleh, 45, menantunya. Tiba-tiba keduanya terlibat perkelahian hingga membuat Sunardi membacok Saleh.

Entah mengapa Sunardi tega membacok menantunya. Namun sebelum peristiwa penganiayaan terjadi, Sunardi dan istrinya yakni Suarni, terlibat pertengkaran pada Rabu, (11/9)

Dalam pertengkaran tersebut, Suarni sampai meninggalkan rumah dengan membawa beberapa pakaian.

Nah, saat Suarni minggat, dia diantar oleh Saleh, yang merupakan menantunya.

Setelah beberapa hari, Sunardi tidak dapat menemukan keberadaan istrinya. Sunardi sempat melakukan pencarian. Namun nihil hasil.

Hingga Selasa siang (17/9), Sunardi bertemu dengan Saleh. Sunardi lalu menanyakan keberadaan Suarni dengan nada tinggi. Singkatnya, pertikaian pun terjadi antara keduanya.

“Setelah pertikaian pelaku tiba-tiba langsung mengambil satu senjata tajam jenis sabit dari dapurnya,” beber Andika.

Sunardi selanjutnya mendatangi Saleh. Melihat itu, Saleh kemudian mengambil sebatang kayu panjang 1 meter. Maksudnya, kayu itu digunakan untuk jaga diri. Apalagi Sunardi membawa senjata tajam.

Karena ketakutan, Saleh tak kuasa memukul lengan tangan kanan Sunardi dengan kayu sebanyak satu kali. Kontan saja Sunardi yang merasa kesakitan, membalasnya. Dia lalu menebaskan celurit ke arah tubuh Saleh.

Sabetan itu tidak mengenai tubuhnya karena Saleh menghindar. Tapi Sunardi tetap mengejarnya.

Akibatnya, Saleh terjatuh terlentang ke belakang. Hingga kemudian Sunardi langsung menebaskan celuritnya ke arah kaki sebanyak sekali.

Untungnya insiden itu diketahui warga. Secepatnya warga keluar dan langsung melerai keduanya.

Saleh langsung dilarikan ke Puskesmas Kuripan. Warga juga menghubungi kepolisian.

Mendapat laporan kejadian tersebut, Polsek Kuripan segera ke lokasi. Sunardi berhasil diamankan setelah kejadian tersebut. Kasus ini masih diselidiki kepolisian. (mg2/fun)

Editor : Abdul Wahid
#penganiayaan #Kuripan #bacok #mertua dan menantu #probolinggo