SUKAPURA, Radar Bromo- Cuaca ekstrem di musim kemarau menyebabkan badai pasir di kawasan wisata Gunung Bromo. Sabtu (14/9) sore, badai menyebabkan pasir berterbangan.
Salah seorang pelaku usaha wisata Sholihin, 39, mengatakan, badai terjadi sekitar pukul 15.30. Saat itu, ia mengaku sedang melayani pelanggan. Sesampai di lokasi angin bertiup kencang, sehingga membuat pasir-pasir beterbangan. Terutama di Lautan Pasir Gunung Bromo.
Menurutnya, saat itu kondisi tempat wisata sudah sepi, karena hari sudah sore. Biasanya ramai di pagi hingga siang hari. “Sudah biasa kejadian ini pada musim kemarau. Kalau turis masih senang melihat fenomena alam ini dan terus menikmatinya. Kalau saya memilih menunggu di mobil saja,” ujarnya.
Ketua Tim Data Evaluasi Dan Kehumasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) Hendra Wisantara membenarkan, adanya badai pasir ini. Angin yang bertiup kencang membuat pasir-pasir berterbangan.
Meski angin bertiup kencang, badai tidak sampai menimbulkan kerusakan dan korban. Namun, Hendra tetap mengimbau kepada pengunjung agar tetap waspada terhadap kondisi cuaca. Terutama angin karena sering bertiup kencang.
“Informasi dari petugas di lapangan pada Sabtu (14/9) terjadi badai di laut pasir. Seperti biasa, fenomena alam di musim kemarau. Tidak ada kerusakan atau korban dalam kejadian ini,” ujarnya. (mg2/rud)
Editor : Ronald Fernando