Cerpen Daerah Dulu & Kini Ekonomi-Bisnis Features Hikayat Hobi Hukum & Kriminal Kesehatan Klinik Fotografi Lifestyle Lipsus Love & Life Story Main Desain News Ono Ono Ae Opini Pendidikan Peristiwa Perspektif Politik Radar Bromo Events Sportainment Tanya Jawab

Tumpahan Solar Makan Korban Lagi, Kini Tiga Pengendara Terjatuh di Jalan Pahlawan Kota Probolinggo

Inneke Agustin • Jumat, 30 Agustus 2024 | 14:10 WIB
SIRAM: Tim Damkar Satpol PP Kota Probolinggo membersihkan tumpahan solar di tikugnan Jalan Pahlawan (Brak), Kota Probolinggo, Rabu (28/8) malam.
SIRAM: Tim Damkar Satpol PP Kota Probolinggo membersihkan tumpahan solar di tikugnan Jalan Pahlawan (Brak), Kota Probolinggo, Rabu (28/8) malam.

PROBOLINGGO, Radar Bromo- Daftar korban tumpahan solar di jalanan Kota Probolinggo semakin panjang. Rabu (28/8) malam, tiga pengendara terjatuh di tikungan Jalan Pahlawan, Kota Probolinggo. Motor yang mereka kendarai tergelincir karena tumpahan solar.

Salah seorang warga sekitar, Ipik, 59, mengatakan, tumpahan solar di tikungan Brak sudah banyak memakan korban. Karena itu, ketika ada aroma solar, Ipik mengaku segera bertindak.

“Kalau sudah mencium bau solar, saya segera meminta bantuan tetangga menjaga arus kendaraan. Sementara saya membersihkan tumpahan solarnya,” ujar warga Kelurahan Tisnonegaran, Kecamatan Kanigaran, ini.

Rabu malam, Ipik mengatakan, ada tiga pengendara motor yang terjatuh akibat tumpahan solar di tikungan Brak. Mereka terdiri atas ayah, ibu, dan seorang anak.

“Ketika jatuh mereka langsung bangun dan melanjutkan perjalanannya. Kami laporkan tumpahan solar tersebut ke Damkar agar dibantu proses pembersihannya,” katanya.

Adanya tumpahan solar ini bukan kali pertama. Sudah sering. “Ketika ada tumpahan solar, pasti ada saja yang jatuh. Kalau tidak segera dibersihkan, makin banyak yang jatuh. Makanya, saya jadi ikut tauma kalau mencium bau solar. Segera saya bersihkan,” ujarnya.

Ia berharap Pemkot Probolinggo segera menemukan solusi untuk mengatasinya. Misalnya, dengan masang pita kejut agar pengendara memperlambat laju kendaraannya.

Sebelumnya, kepolisian juga sudah melakukan patroli. Memeriksa tutup tangki sejumlah truk yang melintas di Jalan Pahlawan, Kota Probolinggo. Hasilnya, diketahui mayoritas truk diperiksa menggunakan tutup tangki yang tidak memenuhi spesifikasi standar.

Terpisah, Kabid Lalu Lintas dan Angkutan Jalan Dishub Kota Probolinggo Muhammad Dahroji mengatakan, pihaknya memang telah berencana memasang pita kejut. Kini masih proses pengajuan anggaran.

“Bila disetujui, rencananya akan dipasang di dua titik rawan tumpahan solar. Di tikungan Jalan Pahlawan Brak dan Palapa. Masing-masing lima batang. Tapi, tentunya butuh survei ulang ke lokasi,” katanya.

Ia mengaku juga akan mengkaji penyebab tumpahan solar. Bila karena tutup tangki kendaraan, adanya markah kejut dikhawatirkan dapat menambah potensi tumpahan solar.

“Bila kendaraan itu teguncang, tentu solarnya makin berpotensi tumpah, sehingga mungkin pencegahan akan kami lakukan dengan melakukan pengetatan pengecekan uji kir. Utamanya terkait tutup tangki kendaraan,” katanya. (gus/rud)

Editor : Ronald Fernando
#Tumpah #licin #damkar #solar #lalu lintas