Cerpen Daerah Dulu & Kini Ekonomi-Bisnis Features Hikayat Hobi Hukum & Kriminal Kesehatan Klinik Fotografi Lifestyle Lipsus Love & Life Story Main Desain News Ono Ono Ae Opini Pendidikan Peristiwa Perspektif Politik Radar Bromo Events Sportainment Tanya Jawab

Sampah Berserakan di Pinggir Jalan Nasional Leces, Sungai Tercemar, Begini Respons DLH

Moch Vikry Romadhoni • Senin, 8 Juli 2024 | 16:55 WIB
MENUMPUK: Tumpukan sampah menggunung di pinggir Jalan Raya Leces, Desa Warujinggo, Kecamatan Leces, Kabupaten Probolinggo, Minggu (7/7).
MENUMPUK: Tumpukan sampah menggunung di pinggir Jalan Raya Leces, Desa Warujinggo, Kecamatan Leces, Kabupaten Probolinggo, Minggu (7/7).

LECES, Radar Bromo- Permasalahan sampah di Kabupaten Probolinggo, terus bermunculan. Kini, adanya tumpukan sampah di pinggir Jalan Raya Leces, di Desa Warujinggo, Kecamatan Leces, Kabupaten Probolinggo, dikeluhkan warga.

Sampah yang terdiri atas plastik, botol minuman, dan sampah rumah tangga lainnya itu terlihat menumpuk di tepi jalan. Selain menimbulkan aroma tak sedap, tumpukan sampah meluber hingga ke sungai di sebelahnya. Membuat air di sungai tercemar sampai berwarna hijau.

“Sampah tersebut sampai bau busuk. Gak bagus juga saat dipandang. Apalagi sampah-sampahnya banyak seperti pempers,” ujar salah seorang pengendara motor, Mamad, 30.

Ia menyayangkan warga yang membuang sampah di tempat ini. Sebab, di sana bukan tempat penampungan sampah sementara (TPS). Ditambah, sampai mencemari sungai yang merupakan irigasi sawah. Banyaknya sampah di sungai membuat aliran air terganggu.

 

 

Menurut Mamad, adanya tumpukan sampah ini muncul sejak sekitar setahun lalu. Namun, saat itu hanya sedikit dan tidak sampai meluber ke sungai. Hanya di tepi jalan. Kini makin tidak terkontrol.

Terpisah, Kepala Bidang Pengelolaan Sampah Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Probolinggo Yuwanita mengaku akan segara menindaklanjuti. “Sampah yang ada saat ini, kami akan segera mengangkutnya dalam dua hari ke depan. Juga akan memasang banner sosialisasi, tentunya dengan koordinasi dengan camat setempat,” katanya.

Yuwanita mengatakan, sampah yang telah terkumpul di TPS akan diangkut ke Tempat Pemrosesan Akhir (TPA). Sesuai perjanjian kerja sama yang telah dilakukan. Dengan langkah ini, DLH berharap masalah sampah dapat segera teratasi dan lingkungan menjadi lebih bersih dan nyaman. (mg2/rud)

Editor : Ronald Fernando
#lingkungan #sampah