DRINGU, Radar Bromo–Air Terjun Madakaripura tutup sejak lima bulan lalu. Sampai saat ini, destinasi wisata penunjang Bromo itu juga belum dibuka. Sebab, untuk bisa dibuka, masih menunggu jalan setapak yang masih rusak diperbaiki.
Pihak pemangku kebijakan telah mengkaji terhadap kondisi di Madakripura. Sebabnya, dari kajian sementara, keputusan untuk dibukanya Madakaripura belum bisa jalan setapak yang rusak, harus diperbaiki terlebih dahulu.
“Ditutup sampai jalan setapaknya sudah ada. Kami sudah membuat usulan perbaikan jalan setapak itu ke provinsi, tapi sampai saat ini masih belum ada jawaban,” kata Kabid Pariwisata Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata (Diskopar) Kabupaten Probolinggo Umi Subiyatiningsih.
Menurutnya, wisata tersebut masih memiliki potensi terjadinya banjir bandang. Apalagi jika cuaca tak menentu. Beberapa hari yang lalu, wilayah sekitar Madakaripura masih turun hujan. Selain itu, hewan liar seperti monyet juga menjadi ancaman tidak terduga bagi pengunjung.
Selain itu, yang menjadi evaluasi dari pihak pemangku kebijakan, harus ada tenaga medis yang yang stand by di lokasi, setidaknya dua orang. Hal ini bertujuan agar menjadi pertolongan saat terjadi kecelakaan ataupun jika ditemukan kondisi pengunjung yang kurang fit. (mg2/fun)
Editor : Ronald Fernando