KRAKSAAN, Radar Bromo - Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata (Dispopar) Kabupaten Probolinggo berupaya melengkapi fasilitas pada destinasi wisata.
Sayangnya anggaran yang terbatas tahun ini destinasi wisata hanya dilakukan pemeliharaan.
Plt. Kepala Dispopar Kabupaten Probolinggo Bambang Heriwahjudi mengatakan, sejatinya semua destinasi yang ada di Kabupaten Probolinggo cukup menjanjikan.
Mulai dari wisata yang berada di wilayah dataran rendah sampai dengan wilayah dataran tinggi memiliki target pengunjung yang beragam.
Hal ini mengharuskan kondisinya tetap bagus dan tetap terjaga. Karena itulah ditengah minimnya anggaran yang ada hanya dilakukan pemeliharaan pada destinasi wisata.
“Tahun ini anggaran begitu minim jadi hanya fokus pada pemeliharaan destinasi wisata saja,” katanya.
Namun ada satu destinasi wisata yang masih perlu terus dikembangkan. Yakni wisata jembatan kaca di Desa Ngadisari, Kecamatan Sukapura menjadi target pengembangan.
Dispopar berupaya melengkapi destinasi wisata dengan rest area. Nantinya tempat ini nantinya akan menjadi titik kumpul wisatawan baik yang hendak menuju jembatan kaca atau selepas berwisata ke jembatan kaca.
Pembangunan tempat ini begitu penting sebab saat ini masih belum tersedia tempat sebagai titik kumpul.
Dalam jangka panjang rest area ini fasilitasnya akan terus dilengkapi. Sehingga pengunjung yang datang merasa lebih nyaman dan akan kembali datang untuk berwisata.
“Kalau pengembangan Jembatan Kaca menggunakan Dana Alokasi Khusus (DAK). Sebab anggaran yang kami miliki begitu terbatas,” tuturnya. (ar/fun)
Editor : Abdul Wahid