BANTARAN, Radar Bromo–Nahas dialami Usman, 66, warga Jalan Soekarno Hatta, Kelurahan Pilang, Kademangan, Kota Probolinggo.
Motor yang dikendarai sang kakek tiba-tiba dihantam sebuah gerobak motor Jumat (31/5) pagi. Dia pun meninggal.
Kecelakaan ini terjadi di Jalan Raya Bantaran, Desa Keropak, Kecamatan Bantaran, Kabupaten Probolinggo.
Saat itu, sekitar pukul 09.45, korban mengendarai motor Supra X hitam N 2579 PJ. Motor itu menarik gerobak di belakangnya, berisi tiga sak kangkung. Motor melaju dari utara ke selatan.
Saat tiba di lokasi kejadian, tiba-tiba sebuah motor roda tiga menghantam motor yang dikendarainya. Motor roda 3 bernopol N 4675 QZ ini melaju dari arah berlawanan.
Dikendarai oleh Abdul Holek Robyanto, 22, warga Dusun Triwung, Desa Tunggakcerme, Wonomerto, Kabupaten Probolinggo.
“Korban tersungkur ke tanah dalam kondisi telungkup ke utara dan punggung berdarah. Motornya terguling di dekat tumpukan jagung di timur jalan,” terang Hari Sukamto, 44, seorang satpam sebuah perusahaan di lokasi sekitar.
Kanit Gakkum Satlantas Polres Probolinggo Ipda Aditya Wikrama membenarkan kecelakaan itu. Pihaknya juga sudah meminta keterangan Robyanto yang menabrak korban.
Berdasarkan keterangan Robyanto, menurutnya, semula ia berkendara dari selatan ke utara. Sesampainya di lokasi, ada kendaraan tak dikenal melintas dari arah berlawanan.
“Kendaraan tersebut mendadak berbelok ke barat. Robyanto yang kaget lantas menghindar ke arah kanan. Bertepatan dengan itu, korban melintas dari arah berlawanan. Sehingga terjadi kecelakaan antara keduanya,” tuturnya.
Akibat laka tersebut, Usman menderita sejumlah luka dan dilarikan ke RSUD dr. Mohamad Saleh Kota Probolinggo. Namun, nyawanya tak terselamatkan.
Dugaan sementara, menurut Ipda Aditya, kecelakaan terjadi akibat kelalaian pengemudi motor roda 3 dalam tata cara perpindahan lajur. Sedangkan penyebab utamanya belum diketahui secara pasti.
“Bila dilihat dari kronologi yang disampaikan pengendara motor roda tiga, ada kendaraan tidak dikenal yang tiba-tiba berbelok arah. Oleh sebab itu, kami masih melakukan pengembangan dan penyelidikan,” katanya.
Sementara itu, koordinator Kamar Jenazah RSUD dr. Mohammad Saleh Kota Probolinggo, Wasis mengatakan, korban Usman menderita sejumlah luka di tubuhnya.
“Luka di kepala dan tulang dada patah. Sepertinya karena terlindas,” katanya. (gus/hn)
Editor : Muhammad Fahmi