PEMDES Sumberkatimoho, Kecamatan Krajengan, terus berupaya memberi pelayanan prima terhadap masyarakatnya. Termasuk, di bidang infrastruktur. Beragam pembangunan fisik dilakukan tahun ini.
Salah satu prioritas pembangunan infrastruktur di Desa Sumberkatimoho, Kecamatan Krejengan, tahun ini yaitu pembangunan jembatan antardusun. Lokasinya di Dusun Sumbermendo.
Kades Sumberkatimoho Sugianto melalui Bendahara Desa Zainullah mengatakan, pembangunan jembatan itu dirasa penting. Sebab, lokasinya berada di daerah irigasi.
Karena itu, dibangun jembatan sebagai jalan alternatif saat sewaktu-waktu terjadi banjir dan akses jalan tertutup.
Harapannya, pembangunan jembatan ini dapat memberi akses jalan yang nyaman bagi masyarakat.
“Dengan dibangunnya jembatan ini, kami yakin dapat mencegah terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan. Seperti tertutupnya akses jalan dan lain sebagainya,” ujarnya.
Di sisi lain, jembatan tersebut merupakan akses warga antardusun. Yaitu, dari Dusun Paowan menuju Dusun Kasengan. Ada ratusan warga yang menggunakan jembatan tersebut tiap hari.
“Tiap hari, ratusan warga melewati lokasi jembatan ini untuk beraktivitas. Mulai aktivitas ekonomi, pendidikan, sampai kesehatan,” katanya.
Karena fungsinya yang penting, Pemdes berharap ke depan masyarakat ikut serta menjaga infrastruktur yang sudah dibangun. Sehingga, pemanfaatannya dapat dirasa lebih lama.
“Kami berharap infrastruktur yang dibangun dapat bermanfaat maksimal untuk kepentingan masyarakat. Tak lupa kami juga meminta kepada masyarakat untuk menjaga infrastruktur yang telah dibangun,” lanjutnya.
Selain pembangunan jembatan, tahun ini Pemdes Sumberkatimoho membangun tembok penahan tanah (TPT). Pembangunan TPT sendiri dilakukan di Dusun Kasengan dengan menggunakan dana desa.
Tujuannya, untuk menjaga kondisi fisik jalan agar tidak mudah rusak. Selain itu, juga untuk menjaga keamanan dan kenyamanan masyarakat saat melintas di lokasi.
Di antaranya, mengantisipasi bila sewaktu-waktu tebing yang saat ini terbangun TPT longsor.
“Pembangunan ini dilakukan oleh Pemerintah Desa karena beberapa waktu lalu ada masyarakat yang jatuh ke sungai akibat tidak adanya TPT. Dari sanalah inisiatif pembangunan TPT dilakukan,” ujarnya.
Pemerintah Desa juga membangun saluran irigasi di Dusun Kasengan. Saluran irigasi dibangun untuk kelancaran mengaliri lahan pertanian masyarakat.
“Ada puluhan warga yang menerima manfaat pembangunan saluran irigasi ini. Harapannya, dengan aliran air yang mengalir maksimal, maka keberhasilan pertanian dapat lebih optimal,” ujarnya.
Berhasil Turunkan Angka Kemiskinan Ekstrem
Pemerintah Desa Sumberkatimoho, Kecamatan Krejengan, berhasil menurunkan secara signifikan angka kemiskinan ekstrem di desa.
Buktinya, jumlah Penyasaran Percepatan Penghapusan Kemiskinan Ekstrem (P3KE) berkurang signifikan.
Kades Sumberkatimoho Sugianto melalui Bendahara Desa Zainullah mengatakan, menurunnya angka P3KE terjadi lantaran sejumlah faktor. Salah satunya, perekonomian masyarakat yang kian meningkat. Sehingga, terjadi penurunan yang sangat signifikan. Dari angka 513 KK menjadi 27 KK.
“Penurunan ini seiring dengan peningkatan perekonomian masyarakat. Sehingga, kriteria dalam P3KE sudah tidak terpenuhi. Akhirnya, datanya berkurang,” katanya.
Peningkatan perekonomian sendiri diyakini pemerintah desa terjadi lantaran pembangunan infrastruktur yang dilakukan saban tahunnya di desa. Salah satunya, pembangunan jalan yang jadi akses perekonomian warga.
“Tentu, pembangunan infrastruktur yang dilakukan setiap tahunnya berdampak pada peningkatan ekonomi masyarakat,” ujarnya.
Masih di bidang perekonomian, Pemdes Sumberkatimoho memiliki program bantuan langsung tunai dana desa (BLTDD). Ada tiga keluarga penerima manfaat (KPM) yang menerima bantuan tersebut.
“Penerimanya kami pilih masyarakat yang benar-benar layak mendapat bantuan. Seperti lansia, memiliki penyakit menahun, dan lain sebagainya,” ujarnya.
Menurutnya, bantuan itu diberikan sebagai upaya merangsang pertumbuhan ekonomi masyarakat. Dengan adanya bantuan itu, maka belanja yang digunakan dari uang bantuan akan berputar di wilayah desa.
“Pemilik warung-warung kecil di desa tentu akan menerima manfaatnya. Sejatinya bantuan ini untuk meringankan beban masyarakat penerimanya dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari,” katanya.
Terus Berinovasi dan Jaga Kesehatan Masyarakat
Pemerintah Desa Sumberkatimoho, Kecamatan Krejengan, juga memprioritaskan pembangunan di bidang kesehatan.
Salah satunya, melalui program Posyandu yang merupakan kunci utama untuk menjaga kesehatan masyarakat.
“Beragam kegiatan kesehatan dilakukan melalui program ini. Mulai cek kesehatan, penimbangan, dan imunisasi. Tujuannya untuk menjaga kesehatan masyarakat,” terang
Kades Sumberkatimoho Sugianto melalui Bendahara Desa Zainullah.
Selain itu, pemerintah desa juga sangat memperhatikan tumbuh kembang kesehatan masyarakat. Salah satunya melalui program pemberian makanan tambahan (PMT) untuk mencegah stunting.
“Ada 390 balita dan 290 lansia dan ibu hamil yang kami beri makanan bergizi. Khusus balita dan ibu hamil, pemberian makanan bergizi dilakukan agar anak terhindar dari stunting,” katanya.
Pemerintah desa juga menggerakkan TP PKK desa untuk melakukan beragam inovasi. Tahun ini, PKK Desa Sumberkatimoho memiliki program pembinaan Desawisma.
“Kegiatannya berupa penghijauan lingkungan dan penanaman tumbuhan hijau. Ada bunga dan sebagainya,” ujarnya.
Selain itu, Pemerintah Desa juga mencetak masyarakat religius melalui kegiatan doa bersama untuk kesejahteraan desa. Tujuannya, ikhtiar untuk menyejahterakan masyarakat tidak hanya dilakukan secara lahir. Namun, juga lewat laku religius.
“Kami agendakan doa bersama untuk mendukung program fisik peningkatan ekonomi, keamanan, dan kesejahteraan. Jadi usaha fisik diperkuat dengan laku religius,” ujarnya. (mu/hn)
APBDes Pemerintahan Desa Sumberkatimoho, Kecamatan Krejengan Tahun 2024
PENDAPATAN
Pendapatan Asli Desa -- Rp 17.400.000,00
Pendapatan Transfer -- Rp 1.262.162.809,00
Pendapatan Lain-lain -- Rp 0,00
JUMLAH PENDAPATAN -- Rp 1.279.562.809,00
BELANJA
Belanja Pegawai -- Rp 306.931.920,00
Belanja Barang dan Jasa -- Rp 525.523.264,23
Belanja Modal -- Rp 483.200.000,00
Belanja Tidak Terduga -- Rp 13.288.000,00
JUMLAH BELANJA -- Rp 1.328.943.184,23
SURPLUS / (DEFISIT) -- (Rp 49.380.375,23)
PEMBIAYAAN
Penerimaan Pembiayaan -- Rp 54.380.375,23
Silpa Tahun Sebelumnya -- Rp 54.380.375,23
Pengeluaran Pembiayaan -- Rp 5.000.000,00
Penyertaan Modal Desa -- Rp 5.000.000,00
PEMBIAYAAN NETTO -- Rp 49.380.375,23
SISA LEBIH PEMBIAYAAN ANGGARAN -- Rp 0,00