MAYANGAN, Radar Bromo- Perbaikan ruas Jalur Lingkar Utara (JLU), Kota Probolinggo, telah rampung. Kini sejumlah titik ruas jalan ini dilengkapi dengan guardrail baru.
Tercatat, ada enam guardrail yang akan dipasang di jalan nasional di Kota Probolinggo. di antaranya, tiga titik di JLU dan tiga titik lainnya di Jalan Raya Lumajang, Kecamatan Wonoasih.
Pengawas proyek pemasangan guardrail, Kutje mengatakan, proyek ini digarap sejak awal April. Pengerjaan pertama dilakukan di JLU. Tepatnya di pesisir Pantai Mayangan. Panjangnya 80 meter.
“Titik itu sudah kami kerjakan. Rampung dalam 12 hari,” ujarnya.
Pemasangan guardrail dilanjutkan ke JLU di Jalan Anggrek, Kelurahan Sukabumi. Di sana ada dua titik yang bersebelahan. Lokasinya tak jauh dari kantor Dinas Lingkungan Hidup Kota Probolinggo.
“Dulu di lokasi tersebut belum ada guardrail-nya. Sekarang sudah terpasang guardrail baru. Sebab, lokasinya yang menikung dan ada perbedaan elevasi ketinggian antara badan jalan dan sisi jalan, sehingga harapannya ini bisa menunjang keselamatan pengendara yang melintas,” jelasnya.
Pria asal Kota Surabaya ini mengatakan, pemasangan guardrail dimulai dengan mengeruk tanah sebagai pengecoran fondasi. Lubang dibuat dengan dimensi 60 x 60 sentimeter dengan kedalaman hampir 2 meter. Kemudian, kaki-kaki guardrail dimasukkan pada lubang tersebut.
“Selanjutnya akan dicor menggunakan cor ready mix agar kualitasnya terjaga. Namun, saat ini kebetulan perusahaannya masih libur Lebaran. Kami masih menunggu mereka masuk,” katanya.
Dua titik ini dikerjakan sejak Senin (17/4). Kutje memperkirakan bisa rampung dalam waktu seminggu.
“Pengerjaannya kami lembur. Setiap hari mulai pukul 08.00 hingga pukul 22.00,” katanya.
Selain tiga titik itu, ada tiga titik lainnya yang akan dipasang guardrail. Semuanya berada di Jalan Raya Lumajang.
“Panjangnya total sekitar 102 meter,” katanya.
Sementara itu, Pejabat Pembuat Komitmen BBPJN VIII Jatim-Bali Wahyu Wibowo mengatakan, guardrail yang rampung diperbaiki masih satu titik.
“Ada di Jalan Ir. Sutami (Kota Probolinggo), sepanjang 50 meter. Sementara titik-titik lainnya masih belum saya konfirmasi,” katanya. (gus/rud)
Editor : Ronald Fernando