DRINGU, Radar Bromo-Sejumlah kawasan di Kecamatan Dringu, Kabupaten Probolinggo, Sabtu (9/3) petang kembali dilanda banjir.
Dari pantauan Jawa Pos Radar Bromo, banjir mulai melanda sejak sore. Sekitar pukul 17.30.
Banjir dipicu melubernya sungai Kedunggaleng yang melintas di Kecamatan Dringu.
Sampai Sabtu malam, ada 3 dusun di dua desa di Kecamatan Dringu yang terendam banjir.
Mulai Dusun Karangdalem dan Dusun Satriyan di Desa Kedungdalem. Serta Dusun Krajan di Desa/ Kecamatan Dringu.
Ketinggian air bervariasi. Di sejumlah titik, hingga mencapai 1,5 meter atau sedada orang dewasa.
Petugas dan relawan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) pun diterjunkan.
Petugas mengerahkan perahu karet untuk mengevakuasi sejumlah warga.
Nampak sejumlah warga lanjut usia (lansia) dan warga yang sakit dievakuasi dengan perahu karet. Lalu dibopong dengan menggunakan ambulans.
Sejumlah warga juga diungsikan ke lokasi yang aman. Petugas juga stanby di lokasi. Sampai Sabtu malam, petugas masih melakukan asesmen.
Banjir tak hanya merendam kawasan pemukiman warga. Ruas jalan pantura di Kedungdalem juga terendam.
Persisnya di sekitar depan Mal Pelayanan Publik (MPP) atau kantor lama Bupati Probolinggo di Dringu. Kendaraan yang melintas pun merambat.
Nampak air yang mengalir dari lapangan Kedungdalem Dringu ke ruas jalan raya pantura juga cukup deras.
Petugas kepolisian disiagakan di ruas jalan itu. Selain itu, petugas juga berjaga di ruas pertigaan Pasar Dringu. Kendaraan yang masuk ke arah utara, dilarang masuk.
Kawasan Dringu sendiri selama ini kerap terendam banjir, imbas melubernya sungai Kedungdalem.
Beberapa waktu lalu, banjir bahkan cukup parah. Sejumlah plengsengan rusak, warga pun harus dievakuasi. Gubernur Jawa Timur saat itu Khofifah Indar Parawansa pun sampai turun ke lokasi. (gus/mie)
Editor : Muhammad Fahmi