MAYANGAN, Radar Bromo- Sejak empat tahun lalu, jumlah pengunjung Perpustakaan Daerah Kota Probolinggo terus meningkat. Pada 2023, tercatat ada 20.032 pengunjung.
Peningkatan ini diyakini akan berdampak terhadap naiknya indeks minat baca masyarakat Probolinggo.
Kepala Bidang Perpustakaan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Probolinggo Retno Widosari mengatakan, pihaknya telah melakukan penelitian pada 2021. Bekerja sama dengan salah satu universitas di Malang.
Hasilnya, kala itu indeks minat baca masyarakat Probolinggo, sebesar 48,13. Masih dalam kategori sedang.
Saat itu, pengunjung perpustakaan daerah hanya 10.368 orang. Tahun berikutnya naik menjadi 13.311 orang dan tahun kemarin mencapai 20.032 orang.
Dengan begitu, indeks minat baca masyarakat Probolinggo akan meningkat. Tetapi, kata Retno, status minat baca belum tentu tergolong tinggi.
Ia mengaku telah merencanakan untuk kembali melakukan penelitian. Tujuannya, untuk mengetahui jumlah indeks dan status minat baca warga Kota Probolinggo.
“Kendalanya itu di HP. Anak-anak biasanya cari sumber melalui internet. Minusnya jika mencari di internet, sumbernya banyak yang kurang jelas. Kecuali jurnal,” katanya.
Ia mengaku terus berusaha meningkatkan minat baca masyarakat. Salah satunya dengan memberikan fasilitas yang mudah diakses.
Contohnya, masyarakat bisa memesan pinjaman buku secara daring dan akan dikirim oleh perpustakaan daerah ke alamat rumah tanpa dikenakan biaya pengiriman. Asalkan jaraknya tidak lebih dari 6 kilometer. (mg2/rud)
PENGUNJUNG PERPUSTAKAAN
2019
13.682 Pengunjung
2020
9.386 Pengunjung
2021
10.638 Pengunjung
2022
13.311 Pengunjung
2023
20.032 Pengunjung
Sumber : Dinas Perpustkaan dan Kearsipan Kota Probolinggo
Editor : Ronald Fernando