SUKAPURA, Radar Bromo - Kementerian PUPR memastikan launching jembatan kaca di Kecamatan Sukapura, Kabupaten Probolinggo, baru dilakukan tahun depan.
Meskipun sebenarnya pembangunan rest area Seruni Point di Sukapura sudah rampung dan jembatan siap dioperasikan.
”Launching jembatan kaca di Bromo tidak jadi terealisasi tahun ini. Mengingat sudah dekat Nataru (Natal dan tahun baru). Sepertinya tidak tahun ini. kami masih menunggu arahan pimpinan terkait waktunya,” terang Kepala Balai Geoteknik, Terowongan, dan Struktur di Direktorat Jenderal Bina Marga Fahmi Aldiamar.
Fahmi menerangkan, konstruksi jembatan kaca telah rampung dikerjakan tahun 2022.
Bahkan, telah memenuhi kriteria keamanan berdasarkan uji pembebanan di laboratorium dan lapangan.
Selain itu, konstruksi bangunan servis dan fasilitas pendukungnya sudah pada tahap penyelesaian akhir.
Artinya, secara keseluruhan jembatan kaca siap dioperasikan. Hanya saja, sampai saat ini belum dapat dipastikan kapan jembatan kaca dapat dibuka untuk umum.
Selain menunggu petunjuk pimpinan, menurut Fahmi, proses serah terima aset sedang berlangsung.
Status aset untuk shuttle area dan jembatan kaca sesuai lingkup pembangunan Direktorat Jenderal Bina Marga, Kementerian PUPR (DJM PUPR) akan diserahkan kepada Direktorat Jenderal Konservasi Sumber Daya Alam dan Ekosistem, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DJKSDAE KLHK).
”Sedangkan terminal wisata Seruni Point yang pembangunannya dilaksanakan oleh Direktorat Jenderal Cipta Karya, Kementerian PUPR (DJCK PUPR) akan diserahkan ke Pemerintah Daerah Kabupaten Probolinggo,” terangnya.
Sementara itu, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Pemkab Probolinggo Hasyim Ashari mengatakan, pembangunan rest area Seruni Point sudah rampung. Rencana launching jembatan kaca saat ini tengah disiapkan oleh Kementerian PUPR.
”Semoga saja, jembatan kaca bisa diresmikan dan dibuka awal tahun 2024. Karena pergantian tahun 2023-2024 sudah dekat, tidak memungkinkan terealisasi tahun ini,” terangnya. (mas/hn)
Editor : Jawanto Arifin