Cerpen Daerah Dulu & Kini Ekonomi-Bisnis Features Hikayat Hobi Hukum & Kriminal Kesehatan Klinik Fotografi Lifestyle Lipsus Love & Life Story Main Desain News Ono Ono Ae Opini Pendidikan Peristiwa Perspektif Politik Radar Bromo Events Sportainment Tanya Jawab

Harga Pertamax Turun Rp 50, Warga: Dampaknya Kurang Dirasakan

Inneke Agustin • Selasa, 5 Desember 2023 | 21:15 WIB
ISI BBM: Sejumlah warga mengisi BBM di SPBU Mayangan, Kota Probolinggo, Minggu (3/12).
ISI BBM: Sejumlah warga mengisi BBM di SPBU Mayangan, Kota Probolinggo, Minggu (3/12).

MAYANGAN, Radar Bromo - Harga bahan bakar minyak (BBM) nonsubsidi benar-benar fluktuatif. Setelah naik, kini turun.

Sejak Jumat (1/12), harganya turun tipis. Karena itu, banyak pelanggan merasa turunnya harga ini tidak begitu berpengaruh.

Dari laman resmi PT Pertamina (Persero), Kota Probolinggo yang termasuk Provinsi Jawa Timur, terdapat lima jenis BBM yang harganya turun.

Di antaranya, Pertamax, Pertamax Turbo, Pertamax Green 95, Dexlite, dan Pertamina Dex.

Pertamax awalnya Rp 13.400 menjadi Rp 13.350 per liter. Pertamax Turbo dari Rp 15.500 menjadi Rp 15.350 per liter. Pertamax Green 95 turun dari Rp 15.000 menjadi Rp 14.900 per liter.

Dexlite dari Rp 16.950 menjadi Rp 15.550 per liter. Kemudian, Pertamina Dex turun dari Rp 17.750 menjadi Rp 16.200.

Pengawas SPBU 5467211 Jalan Ikan Belanak Kota Probolinggo Wahyudi membenarkan harga BBM turun. Namun, khusus yang nonsubsidi. “Pertamax turun Rp 50 dan Dexlite turun Rp 1.400,” katanya.

Salah seorang konsumen, Yusuf, 46, mengatakan, turunnya harga Pertamax kurang signifikan.

Karena itu, dampaknya kurang bisa dirasakan konsumen.

“Kalau cuma Rp 50, kurang terasa. Meski saya menggunakan mobil yang tangkinya mencapai 40 liter. Kalau turunnya Rp 500 hingga Rp 1.000, baru bisa terasa perubahannya,” ujar warga Kecamatan Kanigaran ini.

Pernyataan serupa disampaikan Miko, 24. Warga Kecamatan Mayangan, ini mengatakan, minimal turunnya Rp 1.000, baru akan terasa dampaknya.

“Kalau cuma Rp 50, apalagi untuk pengendara motor, mana terasa,” katanya. (mg/rud)

Editor : Jawanto Arifin
#harga bbm #pertamina #pertamax