KANIGARAN, Radar Bromo - Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Probolinggo terus berusaha memastikan stok darahnya aman. Sampai Minggu (3/12), persediaan darah golongan O menipis. Tersisa 15 kantong.
Staf Bagian Umum dan Administrasi Suwito mengatakan, permintaan darah mencapai 25 hingga 30 kantong per hari.
Jumlah itu akumulasi dari semua golongan. Karena itu, PMI terus berusaha memastikan stoknya aman. Salah satunya dengan gencar melakukan donor darah.
“Biasanya kami melakukan kegiatan donor darah rutin selain di PMI. Ada beberapa titik yang rutin kami lakukan. Seperti di kampung donor darah dan sejumlah sekolah,” ujarnya.
Minggu (3/11) pagi, PMI melakukan donor di Kelurahan Pakistaji. Ada 45 donor. Hari itu, di PMI juga ada 10 penderma.
Dari data PMI Kota Probolinggo, sampai Minggu (3/12), terdapat 228 kantong darah. Masing-masing golongan darah A sebanyak 56 kantong. Darah B (126 kantong), darah AB (31 kantong), dan darah O (15 kantong).
Menurutnya, menipisnya stok darah O dipengaruhi banyaknya permintaan. “Sebenarnya persentase donor O lebih banyak ketimbang darah lain. Tapi, kebetulan sementara ini permintaan darah O lebih banyak dari jumlah donor,” katanya.
Meski begitu, Suwito selalu melakukan update melalui pesan grup. Juga rutin menghubungi setiap donor. “Misalnya, sudah waktunya donor, kok belum datang, maka akan kami hubungi melalui pesan WA,” jelasnya. (mg/rud)
Editor : Jawanto Arifin