DRINGU, Radar Bromo - Pemadam Kebakaran Kabupaten Probolinggo kembali mengevakuasi sarang tawon vespa.
Kali ini di rumah Samsul Arifin, 38, warga Dusun Gadean Ngeplak, Desa Dringu. Sarang tawon sebesar helm dievakuasi Minggu (12/11) malam karena meresahkan warga sekitar.
Evakuasi ini bermula dari laporan pemilik rumah yang melapor di plafon rumahnya ada sebuah sarang tawon vespa.
Binatang menyengat tersebut sering keluar dari sarang. Hal ini membuat warga sekitar khawatir. Sebab telah ada warga yang terkena sengat.
Laporan langsung ditindaklanjuti. Personel damkar langsung mendatangi lokasi. Kemudian melakukan pemetaan posisi sarang tawon vespa.
Mulai sarang induk hingga sarang lainnya yang letaknya komunal. Namun saat itulah diketahui hanya ada satu sarang tawon sebesar helm menggantung di plafon rumah.
“Kami dapat laporan sekitar pukul 19.30. Rupanya sarang cukup besar ada di plafon rumah,” ujar personel Damkar Kabupaten Probolinggo Danang Purwanto.
Sarang tersebut berada di plafon setinggi 2,5 meter. Karena itulah personel berpakaian khusus menggunakan tangga untuk menjangkau titik sarang yang menempel. Sarang lalu dimasukkan dalam karung untuk dievakuasi.
Danang mengatakan jika evakuasi tawon terkesan sepele. Namun apabila tidak dilakukan oleh orang yang paham dan cara yang tepat, binatang menyengat tersebut justru bisa keluar dari sarang.
Sehingga terbang berhamburan ke udara dan menyerang orang yang berada di sekitarnya.
“Sarang tawon vespa perlu penanganan khusus. Jangan sampai saat dievakuasi justru tawon keluar dan menyengat," ucapnya.
"Karena itulah perlu orang yang ahli agar tidak ada korban saat evakuasi dilakukan,” pungkasnya. (ar/fun)
Editor : Jawanto Arifin