KEDOPOK, Radar Bromo - Gerimis mulai terjadi di Kota Probolinggo, dua hari terakhir. Cuaca pun berangsur mendingin.
Diperkirakan, musim hujan terjadi pekan depan. Menyusul mendung yang sudah menggelayut.
Jumat (3/11) dan Sabtu (4/11) misalnya, langit kota digelayuti mendung sejak siang.
Walaupun, hingga hari beranjak malam, tidak terjadi hujan. Hanya gerimis yang turun.
Kalaksa Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Probolinggo, Sugito Prasetyo menyebut, saat ini sudah masuk musim peralihan.
Yaitu perubahan musim dari kemarau ke penghujan. Sehingga, mendung yang terjadi di langit Probolinggo itu wajar.
“Sejumlah wilayah di selatan Kota Probolinggo bahkan sudah hujan. Seperti Leces dan Tegalsiwalan,” katanya.
Kota Probolinggo sendiri menurutnya, belum masuk musim penghujan.
Diperkirakan hujan baru turun pekan depan. Sementara saat ini, masuk musim peralihan.
“Dampaknya, cuaca lebih dingin daripada bulan lalu. Cuma tidak terlalu terasa karena memang belum turun hujan,” sebut Gito, sapaannya.
Gito pun meminta masyarakat tetap waspada. Karena meski sudah masuk peralihan, namun potensi bencana kebakaran masih sangat mungkin terjadi.
Dalam kondisi saat ini, justru lebih tinggi karena udara bersifat kering.
Selain itu, saat musim peralihan seperti saat ini perlu diwaspadai potensi puting beliung.
Bencana ini biasa terjadi saat ada perubahan suhu yang mendadak dari panas menjadi dingin.
“Bencana masih rawan terjadi saat masa peralihan. Tetap waspada di manapun kita berada,” tuturnya. (riz/hn)
Editor : Jawanto Arifin