PROBOLINGGO – Kontingen Jaringan Sekolah Islam Terpadu (JSIT) Daerah Probolinggo berjaya dalam Olimpiade Sains, Teknologi, Qur’an JSIT Tingkat Provinsi Jawa Timur, Sabtu (28/10).
Dalam ajang yang digelar di Gedung BBPMP Surabaya tersebut, sebanyak tiga pelajar sukses menyabet juara I.
Mereka adalah Muhammad Brian Hadi (SMPIT Permata Probolinggo) juara I lomba IPS tingkat SMP.
Selanjutnya ada Tiara Elita Yulidya Rahma (SMPIT Permata Probolinggo) juara I lomba Desain Grafis tingkat SMP.
Serta, Asyraf Abdullah Malik (PAUD IT Kebon Ilmu) yang juara I lomba Tahfidz kategori A tingkat PAUD.
Ketua JSIT Daerah Probolinggo Suparni mengucapkan selamat kepada para juara. “Bagi yang belum berhasil, saya tetap bangga kepada kalian. Bagi kami, kalian tetap juara. Karena sudah berjuang dan berkompetisi,” kata Suparni.
Dia berharap, ajang Olimpiade Sains itu dijadikan pengalaman berharga. Karena, yang mengikuti final adalah yang terbaik di daerah.
Ke depan, pihaknya akan tetap berpartisipasi dalam kegiatan sejenis. “Ini menjadi ajang untuk memotivasi para siswa dan guru. Ke depan harus lebih baik lagi persiapannya,” tambahnya
Sementara itu, Ketua JSIT Indonesia Wilayah Jawa Timur Mochammad Edris Effendi, mengatakan, olimpiade pelajar SIT itu digelar untuk merekatkan persatuan di momen Sumpah Pemuda.
“Final ini bertepatan dengan puncak peringatan hari Sumpah Pemuda. Tujuannya untuk menyatukan seluruh pelajar potensial di Jawa Timur,” kata Edris dalam sambutanya.
Menurut Edris, peserta lomba cukup antusias. Terbukti kehadiran finalis mencapai 300 pelajar yang telah mengikuti seleksi, Sabtu (14/10/2023) lalu.
“Untuk tahfidz 99 orang, lomba mapel 167 orang, robotika 58 tim dan desain grafis 31 orang ,” jelasnya.
Direktur Pendidikan Al Uswah Surabaya itu pun berharap, ke depan, para pemuda bisa menunjukkan prestasinya di semua bidang.
Sehingga, bisa ikut berkontribusi kepada bangsa dan negara untuk kemajuan Indonesia. (*)
Editor : Muhammad Fahmi