Cerpen Daerah Dulu & Kini Ekonomi-Bisnis Features Hikayat Hobi Hukum & Kriminal Kesehatan Klinik Fotografi Lifestyle Lipsus Love & Life Story Main Desain News Ono Ono Ae Opini Pendidikan Peristiwa Perspektif Politik Radar Bromo Events Sportainment Tanya Jawab

Rumah Kakak-Adik di Sumberkedawung Leces Ludes Terbakar

Muhammad Fahmi • Minggu, 18 Juni 2023 | 04:01 WIB
BERSEBELAHAN: Rumah kakak beradik Slamet, 50, dan Eko, 52, yang bersebelahan di Desa Sumberkedawung, Kecamatan Leces, terbakar hebat, Sabtu (17/6). (Fahrizal Firmani/ Radar Bromo)
BERSEBELAHAN: Rumah kakak beradik Slamet, 50, dan Eko, 52, yang bersebelahan di Desa Sumberkedawung, Kecamatan Leces, terbakar hebat, Sabtu (17/6). (Fahrizal Firmani/ Radar Bromo)
LECES, Radar Bromo - Dua rumah milik kakak beradik itu terbakar hebat, Sabtu (17/6) siang. Hanya sisa bangunan yang nampak di dua rumah yang ada di RT  5/RW 9, Dusun Sempolan, Desa Sumberkedawung, Leces, Kabupaten Probolinggo. Ditaksir kedua merugi hingga Rp 300 juta.

Peristiwa ini terjadi sekitar pukul 12.00. Penyebabnya, lagi-lagi diduga karena korsleting listrik. Sementara kondisi rumah kosong. Pemiliknya sama-sama sedang ke sawah.

Slamet, 50, dan istrinya Buyah, 45, sedang bertanam bawang.  Demikian juga Eko, 52 dan Lia, 48, juga sedang menanam bawang.

Tak lama kemudian, mereka dipanggil oleh tetangga karena melihat ada api dari dalam rumah. Mereka pun langsung pulang. Ternyata api berasal dari rumah Slamet.

Celakanya, api dengan cepat membesar. Lalu merembet ke timur dan mengenai rumah milik kakaknya, Eko yang bersebelahan. Mereka pun langsung panik dan berupaya memadamkan api dengan peralatan seadanya.

Beruntung, dua mobil damkar dari BPBD Kabupaten Probolinggo tiba di lokasi sekitar pukul 12.30. pemadaman langsung dilakukan. Sekitar pukul 14.00 atau dalam waktu 1,5 jam, api berhasil dipadamkan.

Namun, kobaran api yang begitu hebat membuat barang-barang milik mereka ludes tidak bersisa. Selain bibit bawang, pakaian, hingga peralatan memasak juga terbakar.

"Pakaian saya tinggal yang saya pakai. Bibit bawang lebih dari dua kuintal juga ludes. Uang habis buat modal tanam bawang," ungkap Buyah.

Ia mengaku belum menghitung kerugian yang dialami. Namun ia menaksir sekitar Rp 200 juta. Sebab, bibit bawang saja sekitar Rp 50 juta.

"Bibit bawangnya saja lebih dari dua kuintal. Belum lagi barang-barang lainnya. Perkiraan Rp 200 juta kerugiannya," sebutnya.

Apa penyebab kebakaran, dia belum tahu. Namun, seingatnya semua peralatan listrik sudah dimatikannya sebelum ke sawah.

Hal senada diutarakan Lia. Katanya, kerugian yang dialami olehnya bisa lebih dari Rp 100 juta. Bibit bawang yang disimpan di gudang yang berada di belakang rumahnya ludes terbakar. Walau tidak separah rumah Buyah, kerusakan yang dialami rumahnya lebih dari separo.

"Separo plafon dan atap yang di sisi barat habis. Belum lagi bibit bawang. Lebih dari Rp 100 juta perkiraan," terang Lia.

Sekdes Sumberkedawung, Sawal menuturkan, pemdes siap membantu korban. Pemdes akan meminta masyarakat secara swadaya berdonasi seperti uang, pakaian, atau peralatan rumah tangga.

“Desa akan menyumbang pakaian dan peralatan memasak. Pemkab melalui kecamatan juga akan membantu. Tadi pihak kecamatan menyampaikan saat bertemu di rumah korban," sebut Sawal. (riz/hn) Editor : Muhammad Fahmi
#kebakaran probolinggo #kebakaran leces