-----------------------------------------------------------------------------------------------
HAMPIR 75 persen warga Desa Sumberbulu bekerja sebagai petani dan buruh tani. Tanah desa setempat memang sangat cocok untuk ditanami berbagai komoditas pertanian. Khususnya bawang merah dan padi.
Untuk meningkatkan kesejahteraan petani, sarana dan prasarana pendukung sektor pertanian harus terpenuhi. Salah satunya irigasi. Pemerintah desa memiliki program pembangunan irigasi secara berkelanjutan.
Sekretaris Desa Sumberbulu Muhammad Aminullah mengatakan, tahun ini ada dua irigasi yang akan dibangun. Di antaranya, sepanjang 150 meter di RT 11/RW 3 Dusun Tengah. Saluran ini merupakan penyuplai air ke lahan pertanian seluas sekitar 4 hektare.
Selanjutnya, irigasi sepanjang 157 meter di RT 26/RW 6 Dusun Beringin. Digunakan untuk mengalirkan air ke 7 hektare lahan pertanian. “Dua irigasi yang akan dibangun sudah kami survei. Memang perlu segera dibangun," katanya.
Dua irigasi itu masih berupa tanah. Karena itu, ketika musim hujan atau debit air meningkat, mudah tergerus air. Lama-lama akan menipis dan ambrol. Bahkan, beberapa jebol hingga menyebabkan distribusi air tidak merata. “Kalau masih kemarau, tidak terasa. Karena masih kokoh. Saat musim hujan mudah ambrol,” ujarnya.
Pada tahun sebelumnya, pemerintah desa telah membangun irigasi sepanjang 200 meter di RT 1/RW 1 Dusun Krajan. Saluran ini cukup penting, karena mampu memenuhi kebutuhan air lahan pertanian seluas 10 hektare. “Pembangunan irigasi program berkelanjutan. Kalau ada yang perlu dibangun, akan kami segerakan,” jelasnya. (ar/rud)
------------------------------------------------------------------------------------------------------
Jalan Usaha Tani Makin Mulus
BELASAN jalan usaha tani di Desa Sumberbulu, Kecamatan Tegalsiwalan, butuh perhatian serius. Perlu diperbaiki. Secara bertahap, pemerintah desa berusaha membuatnya lebih aman dilintasi.
Tahun ini ada satu jalan yang akan dibangun. Yakni, jalan di RT 14/RW 5 Dusun Tegaljuwet. Panjangnya 200 meter. Jalan ini merupakan akses utama menuju 7 hektare lahan pertanian warga. Kini, masih berupa tanah. Belum dilapisi semen ataupun aspal.
Karena itu, sering dikeluhan warga. Ketika kemarau berdebu. Saat musim hujan licin dan berlumpur. Sulit dilintasi. “Sudah dikeluhkan warga karena anggaran yang tersedia terbatas, kami tampung dulu. Setelah ada anggaran, maka kami bangun,” ujar Sekretaris Desa Sumberbulu Muhammad Aminullah. Tahun ini, jalan ini akan dirabat beton.
Tahun kemarin, Pemerintah Desa Sumberbulu telah membangun jalan sepanjang 200 meter di RT 7/RW 1 Dusun Krajan. Jalan ini bisa mengakses lahan pertanian seluas 3 hektare.
“Jalan yang sebelumnya hanya tanah, kami rabat beton. Sudah nyaman. Kendaraan roda empat yang mengangkut hasil panen sudah tidak khawatir tergelincir lagi,” bebernya. (ar/rud)
-----------------------------------------------------------------------------------------------
Sisihkan Anggaran untuk Gizi Balita-RTLH
SELAIN infrastruktur, kesehatan balita juga turut menjadi perhatian pemerintah desa. Terutama soal pemenuhan gizi. Salah satunya melalui kegiatan Posyandu.
Kegiatan ini rutin dilakukan di empat pos yang tersebar di seluruh dusun di Desa Sumberbulu. Kegiatan yang dilakukan adalah pemantauan tumbuh kembang balita. “Pengukuran tinggi badan dan penimbangan berat badan juga dilakukan. Hasilnya dapat diketahui tumbuh kembang balita sudah ideal apa belum," ujar Sekretaris Desa Sumberbulu Muhammad Aminullah.
Dalam kegiatan ini, banyak warga yang memanfaatkannya untuk sharing tentang kesehatan balita. Juga ada pemberian makanan tambahan untuk memenuhi gizi harian balita. Tak heran jika kegiatan Posyandu, selalu ditunggu orang tua balita.
“Balita saat ini adalah penerus. Perlu diperhatikan juga agar tumbuh kembangnya baik dan tidak mudah sakit,” ujarnya.
Selain balita, warga yang tinggal di rumah tidak layak huni (RTLH) juga diperhatikan. Aminullah mengatakan, tahun ini pihaknya menganggarkan pembangunan enam unit RTLH. Di antaranya, rusak berat dan dari rasa nyaman.
Ada beberapa kriteria yang harus dipenuhi warga yang menjadi sasaran pembangunan RTLH. Seperti, hidup sendiri atau janda yang sudah tidak bekerja. Berusia renta dan tidak memiliki keluarga. Serta, masuk kategori warga miskin.
“Tahun ini, RTLH yang akan dibangun berada di Dusun Beringin dua unit; Dusun Krajan satu unit; dan di Dusun Tegaljuwet tiga unit,” jelasnya. (ar/rud)
-----------------------------------------------------------------------------------------------
APBDes Sumberbulu Tahun Anggaran 2023
------------------------------------------------------------------------------------------------------
- Pendapatan
Pendapatan asli desa Rp 21.600.000,00
Pendapatan transfer Rp 1.183.228.308,00
Jumlah pendapatan Rp 1.204.828.308,00
------------------------------------------------------------------------------------------------------
- Belanja
Belanja pegawai Rp 239.624.720,00
Belanja barang dan jasa Rp 401.283.788,74
Belanja modal Rp 470.697.850,00
Belanja tidak terduga Rp 154.000.000,00
Jumlah belanja Rp 1.265.606.358,74
------------------------------------------------------------------------------------------------------
Surplus / (Defisit) (Rp 60.778.050,74)
------------------------------------------------------------------------------------------------------
- Pembiayaan
Penerimaan pembiayaan Rp 65.778.050,74
Silpa tahun sebelumnya Rp 65.778.050,74
Pengeluaran pembiayaan Rp 5.000.000,00
Penyertaan modal desa Rp 5.000.000,00
Pembiayaan netto Rp 60.778.050,74
------------------------------------------------------------------------------------------------------
Sisa lebih pembiayaan anggaran Rp 0,00
------------------------------------------------------------------------------------------------------ Editor : Ronald Fernando