Cerpen Daerah Dulu & Kini Ekonomi-Bisnis Features Hikayat Hobi Hukum & Kriminal Kesehatan Klinik Fotografi Lifestyle Lipsus Love & Life Story Main Desain News Ono Ono Ae Opini Pendidikan Peristiwa Perspektif Politik Radar Bromo Events Sportainment Tanya Jawab

Dorong UMKM di Kota Probolinggo Tembus Pasar Ekspor

Jawanto Arifin • Rabu, 1 Februari 2023 | 17:40 WIB
HADIR: Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa dalam acara Refleksi 4 Tahun Handal di Alun-alun Kota Probolinggo, Senin (30/1) malam. (Fahrizal Firmani/Jawa Pos Radar Bromo)
HADIR: Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa dalam acara Refleksi 4 Tahun Handal di Alun-alun Kota Probolinggo, Senin (30/1) malam. (Fahrizal Firmani/Jawa Pos Radar Bromo)
MAYANGAN, Radar Bromo - Kontribusi sektor UMKM dan koperasi terhadap perekonomian di Jawa Timur, terus meningkat. Pada 2021, sektor ini memberikan kontribusi 57,81 persen dari produk domestik regional bruto (PDRB).

Hal itu diungkapkan Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, Senin (30/1) malam. Saat itu, Khofifah menghadiri kegiatan Refleksi Empat Tahun Handal di Alun-alun Kota Probolinggo. Acara ini dimulai sekitar pukul 20.00. Pejabat dari Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Probolinggo, turut hadir.

Gubernur mengatakan, di Jawa Timur ada 9,78 juta UMKM. Kontribusinya terhadap perekonomian terus meningkat. Pada 2021, naik 0,56 persen dibandingkan pada 2020 yang mencapai 57,25 persen. “Peningkatan ini tidak terlepas dari sertifikasi halal, merek dagang, dan akses ekspor yang terus berkembang,” ujarnya.

Ia mengajak seluruh pelaku UMKM, terutama di Kota Probolinggo, terus semangat dalam menjalankan dan mengembangkan usahanya. Serta, harus menyiapkan diri menyambut persaingan global.

Kini, pemprov tengah menyiapkan rumah kurasi untuk menjadi tempat mengkurasi produk. Supaya terstandardisasi untuk mengakses pasar luar negeri. Tujuannya, menaikkan kelas UMKM dan memberikan pemahaman bahwa ekspor itu mudah.

Photo
Photo
KOLOSAL: Tarian kolosal dari SMPN 8 Kota Probolinggo menjadi pembuka acara Refleksi 4 Tahun Handal di Alun-alun Kota Probolinggo, Senin (30/1) malam. (Fahrizal Firmani/Jawa Pos Radar Bromo)



Pada 3 Februari, kata Khofifah, ada peluncuran toko Strain Mall di Damansara, Malaysia. Dari total luas 5.000 meter persegi, 10 persen untuk produk UMKM dari Jawa Timur.

“Mereka akan melakukan business trip ke Jawa Timur. Produk-produk dari Kota Probolinggo yang siap dikunjungi pelaku bisnis dari Malaysia, bisa dipersiapkan,” pintanya.

Ia meyakini Kota Probolinggo tidak pernah absen dalam inovasi maupun apresiasi. Namun, diperlukan penguatan sumber daya manusia agar UMKM lokal siap bersaing.

Di sisi lain, Wali Kota Probolinggo Hadi Zainal Abidin mengatakan, kegiatan ini sebagai laporan pertanggungjawaban kerja nyata tentang kepemimpinannya yang memasuki tahun keempat. Ia memastikan, Pemkot juga berkomitmen terhadap sektor UMKM di Kota Probolinggo.

Ada 4.500 pelaku usaha yang terdaftar dalam kartu E-UMKM Pintar. Mereka sudah diikutsertakan dalam program BPJS Ketenagakerjaan. Agar mendapatkan perlindungan berupa premi asuransi tenaga kerja.

“Mengantisipasi jika nanti pekerja mendapatkan kecelakaan kerja bisa ter-cover dalam program ini. Program perlindungan ini juga kami berikan kepada RT/RW, GTT/PTT, dan guru tempat ibadah dan nelayan,” ujarnya. (riz/rud) Editor : Jawanto Arifin
#umkm kota probolinggo #pemkot probolinggo