Cerpen Daerah Dulu & Kini Ekonomi-Bisnis Features Hikayat Hobi Hukum & Kriminal Kesehatan Klinik Fotografi Lifestyle Lipsus Love & Life Story Main Desain News Ono Ono Ae Opini Pendidikan Peristiwa Perspektif Politik Radar Bromo Events Sportainment Tanya Jawab

Air Terjun Madakaripura Tutup Sementara Usai Ada Wisatawan Tewas

Jawanto Arifin • Rabu, 21 Desember 2022 | 15:23 WIB
SEMENTARA: Imbauan yang dipasang di pintu masuk air terjun Madakaripura. (Foto: Rizky Putra Dinasti/Jawa Pos Radar Bromo)
SEMENTARA: Imbauan yang dipasang di pintu masuk air terjun Madakaripura. (Foto: Rizky Putra Dinasti/Jawa Pos Radar Bromo)
LUMBANG, Radar Bromo - Anda yang ingin bepergian ke air terjun Madakaripura, ada baiknya menunda dahulu. Sebab air terjun yang berlokasi di Dusun Branggah, Desa Sapih, Kecamatan Lumbang, Kabupaten Probolinggo, sementara ditutup untuk wisatawan.

Penutupan itu dilakukan usai adanya wisatawan yang meninggal akibat tertimpa batu. Penutupan ini dilakukan hingga waktu yang belum ditentukan.

Adanya penutupan tersebut dibenarkan Kepala Bidang (Kabid) Pariwisata pada Dinas Pemuda, Olahraga, Pariwisata dan Kebudayaan (Disporaparbud) Kabupaten Probolinggo, Rahman. Menurutnya, tempat itu ditutup pasca peristiwa meninggalnya wisatawan asal Surabaya akibat tertimpa batu.

https://radarbromo.jawapos.com/daerah/probolinggo/13/12/2022/innalillahi-wisatawan-asal-surabaya-tewas-kena-batu-di-madakaripura/

Penutupan air terjun Madakaripura sudah berlangsung sepekan. Selama penutupan, pihak terkait masih akan melakukan koordinasi lanjutan. Tujuannya yakni untuk mempersiapkan serta membahas kapan akan dibuka kembali.

“Penutupan itu dilakukan setelah adanya peristiwa meninggalnya wisatawan akibat tertimpa batu. Untuk pembukaannya, akan dilakukan sampai ada koordinasi lebih lanjut dengan pihak terkait,” kata Nurahman, Selasa (20/12) siang.



Selain itu, lanjutnya. Kamis (22/12) mendatang pihaknya bersama dengan Perhutani, Muspika, desa, LMD akan mengadakan koordinasi lanjutan. “Jika tidak ada perubahan, Jumat (23/12) mendatang akan dilakukan upacara adat,” terang Nurahman.

Jawa Pos Radar Bromo yang berkunjung ke Madakaripura, memang melihat ada penutupan di sana. Gerbang masuk menuju air terjun, sudah dipasang imbauan. Saat siang, tak terlihat ada wisatawan yang datang ke tempat wisata yang dahulu menjadi petilasan dan bertapa Gajah Mada tersebut.

Diberitakan sebelumnya, ada wisatawan yang celaka di air terjun Madakaripura. Dia adalah Cahya Sattvika Priyamanaya, 26. Pria asal Kelurahan Petemon, Kecamatan Sawahan, Surabaya ditemukan meninggal dunia. Cahya meninggal usai kepalanya terkena batu ketika hendak pulang dari air terjun Madakaripura, Selasa (13/12) pagi.

Saat berada di air terjun, mendadak ada batu dengan diameter 30 sentimeter yang jatuh dari atas. Batu itu lalu memantul dan mengenai bagian wajahnya. Akibatnya, Cahya langsung meninggal di lokasi kejadian.

Usai insiden tersebut, kepolisian berharap ada koordinasi lanjutan agar peristiwa serupa tak terulang. Selain faktor alam, insiden itu bisa juga disebabkan karena ada satwa yang bermain di atas air terjun. Kebetulan di lokasi air terjun masih banyak terdapat monyet.

Agar aman, sempat ada usulan jika wisatawan yang bermain di air terjun, memakai peralatan safety. Misalnya mengenakan helm. Dengan begitu risiko bisa diminimalisir. (rpd/fun) Editor : Jawanto Arifin
#wisatawan tewas #air terjun madakaripura #polsek lumbang