Persiapan SDIT Permata menyongsong MBS Award 2022, begitu matang. Mulai dari menelaah setiap instrumen hingga membentuk tim khusus. Setiap item penilaian ada penanggung jawab tersendiri. Terdiri dari satu sampai dua orang guru.
“Kami paham, ada kekurangan. Namun, kami terus berupaya dengan melengkapi dokumentasi keunggulan yang kami punya. Kami input semua, sehingga menjadi kekuatan bagi kami. Alhamdulillah, meraih juara harapan 1,” ujar Kepala SDIT Permata Kota Probolinggo, Saidi, S.HI.
Dari sisi pembelajaran, Saidi mengaku punya target dan unggulan. Program unggulan SDIT Permata adalah Alquran. Baik tahfidz maupun tahsin. Kini fokus dalam memperbaiki dan memperkuat akhlaq peserta didik.
“Usai pandemi ini, kami harus memulai dari nol lagi untuk mengajarkan akhlaq kepada anak-anak. Yang awalnya mereka begitu nyaman belajar di rumah sepanjang waktu beraktivitas dengan gadget, kini mereka harus sekolah tatap muka lagi. Harus bangun pagi. Terutama di jenjang 1, 2, 3,” ujarnya.
Karena itu, pihaknya mengaku harus masuk pada pembentukan karakter anak. Hal menjadi tantangan tersendiri. “Bagaimana program kami bisa terdukung penuh? Sebab, semangatnya anak-anak kan dari karakter,” katanya.
Alat komunikasi dengan wali murid juga diperbaiki. Sejak 2019, ID siswa SDIT Permata sudah menggunakan barcode. Kini, barcode itu bukan saja menunjukkan jam kedatangan dan kepulangan siswa, tapi juga suhu tubuh siswa. Informasi ini bisa dipantau oleh wali murid melalui notifikasi yang masuk lewat email orang tua.
“Untuk penguatan pembelajaran anak di luar kelas, kami bekerja sama dengan instansi terkait. Seperti kepolisian tentang pengenalan napza, pencegahan penculikan, dan sebagainya. Satu pekan kemarin, misalnya, kami lakukan outing class ini bergantian dari kelas 1-6,” jelasnya.
Setiap kegiatan outing class, di-upload di media sosial. Serta, disiapkan foto melalui Google Drive, sehingga saat wali murid membutuhkan dokumentasi, tinggal masuk melalui link yang tersedia dan bisa memilih sendiri foto yang diinginkan.
“Kami membiasakan segala kegiatan siswa SDIT Permata, secara terinci, terstruktur, dan terprogram. Baik jenis kegiatan hingga penanggung jawabnya,” ujar Saidi. (el/adv) Editor : Jawanto Arifin