Selama tiga tahun terakhir, persentase perempuan sebagai tenaga profesional sudah hampir sebanyak laki-laki. Pada 2019, tercatat ada 47,80 persen. Namun, pada 2020 sempat menurun menjadi 45,64 persen. Tahun kemarin, kembali naik. Menjadi 46,77 persen.
Dibandingkan data BPS Pusat dan BPS Provinsi Jawa Timur, Kota Probolinggo masih lebih rendah. Persentase untuk BPS Pusat mencapai 49,99 persen, sementara BPS Jatim sekitar 50,73 persen.
“Kalau dibandingkan dengan nasional dan provinsi, memang Kota Probolinggo masih kalah. Tapi, angka 46,77 persen ini bagus. Sudah mendekati 50 persen. Berarti hampir separo tenaga profesional itu perempuan,” ujar Kepala BPS Kota Probolinggo Heri Sulistio.
Heri menjelaskan, persentase selama tiga tahun terakhir ini menunjukkan jika perempuan sudah hampir setara dengan laki-laki. Di Kota Probolinggo, kesempatan bagi perempuan memiliki karir yang bagus di bidang profesional sudah semakin baik.
Kondisi ini berbanding lurus dengan kesempatan perempuan memperoleh pekerjaan. Dari data BPS Kota Probolinggo, ada 130.482 tenaga kerja pada 2021. Dari jumlah itu, 52.417 orang atau sekitar 40,14 persen berjenis kelamin perempuan.
“Saat ini perempuan tidak hanya menjadi seorang istri. Mereka juga memiliki kesempatan serupa untuk bisa bekerja, sehingga persentase perempuan yang bekerja terus meningkat,” jelasnya. (riz/rud) Editor : Jawanto Arifin