Sejauh ini pedagang yang berjualan di tepi Jalan Suroyo masih banyak. Baik ketika pagi, siang, maupun malam. Bahkan, saat malam banyak pedagang yang membuka angkringan di trotoar.
Satpol PP Kota Probolinggo sudah sering melakukan pembinaan hingga peringatan. Namun, tak diindahkan. Banyak pedagang yang tetap mencari rezeki di Jalan Suroyo.
Informasinya, Dinas Koperasi, Usaha Mikro, Perindustrian, dan Perdagangan (DKUPP) tengah menyiapkan tempat relokasi di depan Stadion Bayuangga, Kota Probolinggo. Lokasinya sudah dibersihkan. Lokasinya juga bukan di bahu jalan.
Kepala DKUPP Kota Probolinggo Fitriawati mengakui pihaknya tengah menyiapkan relokasi bagi PKL Jalan Suroyo. Karena Jalan Suroyo masuk kawasan tertib lalu lintas, tidak diperbolehkan ada aktivitas yang mengganggu arus lalu lintas. Trotoar fungisnya untuk pejalan kaki, bukan untuk pedagang berjualan.
“Tengah kami siapkan tempat relokasi untuk para pedagang di Jalan Suroyo. Kami masih mau minta persetujuan dari Bapak Wali Kota untuk tempat relokasi tersebut,” katanya.
Apakah depan Stadion Bayuangga? Fitriawati mengaku belum dapat memastikan. Karena rencana relokasi masih proses akan diajukan kepada Wali Kota. “Kami dari pemerintah sudah berusaha menyiapkan tempat bagi mereka (pedagang) agar dapat berjualan. Jika sudah disiapkan tempat, masih tidak mau, kami tidak tanggung jawab lagi,” ujarnya. (mas/rud) Editor : Ronald Fernando