Mereka tiba dengan menaiki tiga bus pariwisata sekitar pukul 07.00. Mereka disambut sejumlah pejabat. Termasuk Wali Kota Probolinggo Hadi Zainal Abidin, Sekda Kota Probolinggo Ninik Ira Wibawati, dan Kepala Kemenag Kota Probolinggo Samsur.
Puluhan jamaah ini berangkat dari Makkah, Arab Saudi, Kamis (28/7). Tiba di tanah air Jumat (29/7). Mereka sempat transit di Asrama Haji Sukolilo, Kota Surabaya. Di sana, mereka harus menjalani tes Covid-19 dengan antigen. Syukur semuanya dinyatakan sehat.
Jamaah langsung ke halaman belakang kantor Pemkot. Di sana, keluarga mereka menunggu. Mereka saling bersalaman dan berpelukan untuk melepas rindu.
“Pemkot sengaja mengatur penjemputan keluarga hanya di kantor Pemkot. Dari awal mereka sudah diimbau untuk tidak ke Surabaya. Biar lebih aman dan bisa pulang dengan selamat,” ujar Wali Kota.
Salah satu jamaah haji, Izul, 22, warga Jalan Soekarno-Hatta, Kelurahan Pilang, Kecamatan Kademangan, mengaku lega akhirnya bisa merampungkan seluruh rangkaian ibadah haji. “Alhamdulillah selama di sana saya diberi kelancaran dan kesehatan,” ujar pria yang berangkat bersama kedua orang tuanya ini.
Sejumlah 442 jamaah haji asal Kabupaten Probolinggo, yang datang pada Jumat (29/7) malam, juga dipastikan sehat. Mereka tidak ada yang perlu menjalani karantina karena terpapar Covid.
Kepala Kemenag Kabupaten Probolinggo Akhmad Sruji Bahtiar mengatakan, ratusan jamaah itu sempat menjalani rapit test di Asrama Haji. Semua dilakukan rapit guna memastikan aman dari wabah Covid-19. Hasilnya, alhamdulillah semuanya negatif, sehingga tidak perlu ada yang harus dikarantina,” ujarnya. (riz/rpd/rud) Editor : Ronald Fernando