Hal tersebut dibenarkan oleh Kanit Laka Satlantas Polres Probolinggo, Iptu Nyoman Harayasa. Kabar tewasnya pejalan kaki meninggal tanpa identitas itu menyebar dengan cepat. Baik melalui media sosial maupun dari mulut ke mulut. Hingga akhirnya kabar itu sampai kepada keluarga korban. “Korban sudah diketahui identitasnya setelah berita kecelakaan (tabrak lari) menyebar," ujarnya, Sabtu (21/5).
Korban bernama Dedi Hariyanto, 25, warga Dusun Krajan, Desa Plampang, Kecamatan Paiton, Kabupaten Probolinggo. Identitasnya berhasil terungkap setelah pihak keluarga mencurigai ciri-ciri jenazah.
https://radarbromo.jawapos.com/kraksaan/20/05/2022/pria-jadi-korban-tabrak-lari-di-jabung-sisir-sampai-tewas-ini-ciri-cirinya/
Di antaranya memakai celana jin biru dongker, celana dalam merah, mengenakan hem merah kotak-kotak kombinasi hitam, dan memakai kaus dalam abu-abu. Serta, memakai sandal japit hitam dan membawa sabun mandi dengan dibungkus plastik.
“Pihak keluarga mengatakan ciri-ciri tersebut sama dengan yang digunakan Dedi Hariyanto. Akhirnya, untuk memastikan keluarga datang ke RSUD," bebernya.
Setelah memastikan jenazah benar Dedi, pihak keluarga didampingi Kepala Desa Plampang Muhammad Sulla, meminta jenazah korban segera dipulangkan. “Jenazah, Jumat (20/5) malam, sudah diserahkan kepada keluarga disaksikan Perangkat Desa Plampang,” katanya.
Diberitakan sebelumnya, Jumat (20/5) dini hari, terjadi kecelakaan lalu lintas di Jalan Raya Jabung Sisir, Kecamatan Paiton. Seorang pejalan kaki ditemukan warga tertelungkup di aspal dengan kondisi tak bernyawa. Ia menjadi korban tabrak lari.
Saat ditemukan, kondisi jenazah begitu memprihatinkan. Kepalanya hancur. Karena itulah korban langsung dibawa ke kamar mayat RSUD Waluyo Jati Kraksaan. Identitasnya baru terungkap Jumat malam. (ar/rud) Editor : Jawanto Arifin