Proses evakuasi truk yang terguling ke ladang warga itu cukup sulit. Kejadian truk guling itu sekitar pukul 15.00. Posisi truk terbalik. Dengan cara manual, warga bergotong royong mengevakuasi truk tersebut. Awalnya, mengevakuasi truk untuk bisa berdiri. Kemudian, truk itupun didorong untuk naik ke jalan desa.
Sayang, proses evakuasi dengan menaikkan kembali truk itu ke jalan desa lokasi jalan ambles, sangat sulit. Sehingga, evakuasi diputuskan dengan cara menurunkan truk ke itu ke jalan yang ada di bawahnya dengan melewati banyak ladang warga. Truk bernopol E 9894 P yang disopiri Eko Suhartono, 45, warga Desa Karanganyar, Kecamatan Bantaran itu, baru dapat dievakuasi sekitar pukul 18.30.
Kapolsek Sumber, AKP Jamhari mengatakan, kecelakaan tunggal yang terjadi di jalan desa Sumberanom, Kecamatan Sumber, tidak sampai menelan korban. Hanya saja, sopir dan 9 penumpang truk itu mengalami luka-luka ringan. Sebab, saat truk terguling untuk sopir beserta 9 orang kuli panggul juga ikut terjatuh. Namun, semua berhasil selamat.
”Akibat kecelakaan itu, untuk sopir beserta penumpang yang lain berhasil selamat dan mengalami luka ringan. Ada yang terkilir pada tangan dan kakinya dan mendapatkan perawatan di Puskesmas,” katanya pada Jawa Pos Radar Bromo.
Kapolsek menerangkan, kecelakaan tunggal itu berawal saat truk muatan sayur kubis penuh dan 9 (sembilan) orang kuli panggul sayur di bak belakang melintas di jalan areal pertanian. Kondisi jalan bertanah dan lebar jalan hanya cukup buat 1 kendaraan. Samping kanan kiri terdapat jurang.
Diduga karena tidak kuat menahan beban truk yang melintas, bagian tanah tepi jalan sebelah kanan menjadi ambles. Akibatnya, ban kanan belakang truk terperosok membuat truk hilang keseimbangan dan langsung terguling. ”Korban sudah dievakuasi dan truk semua berhasil dievakuasi dengan cara gotong royong warga,” tambahnya. (mas/fun) Editor : Jawanto Arifin