Cerpen Daerah Dulu & Kini Ekonomi-Bisnis Features Hikayat Hobi Hukum & Kriminal Kesehatan Klinik Fotografi Lifestyle Lipsus Love & Life Story Main Desain News Ono Ono Ae Opini Pendidikan Peristiwa Perspektif Politik Radar Bromo Events Sportainment Tanya Jawab

Ada PPKM Darurat, Proyek Pemeliharaan Jalan Tak Maksimal

Jawanto Arifin • Selasa, 13 Juli 2021 | 19:30 WIB
PADAT: Sejumlah pengendara melintas di Jalur Pantura, Kecamatan Dringu, beberapa waktu lalu. BBPJN VIII terus melakukan pemeliharaan jalan dan akan dilakukan hingga Desember 2021. (Agus Faiz Musleh/Jawa Pos Radar Bromo)
PADAT: Sejumlah pengendara melintas di Jalur Pantura, Kecamatan Dringu, beberapa waktu lalu. BBPJN VIII terus melakukan pemeliharaan jalan dan akan dilakukan hingga Desember 2021. (Agus Faiz Musleh/Jawa Pos Radar Bromo)
PEMELIHARAAN jalur pantura di sepanjang jalan Kabupaten Probolinggo, terus dilakukan. Namun, adanya Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat, pelaksanaannya kurang maksimal.

Seperti diungkapkan Staf Teknik Pengawas Lapangan BBPJN VIII PPK wilayah Probolinggo, Paiton, Situbondo Apriyanto. Menurutnya, hingga Desember 2021, ada sejumlah titik jalan yang akan dilakukan pemeliharaan. “Sudah sejak Januari lalu. Pengerjaan akan dilakukan hingga Desember,” ujarnya kemarin.

Selama PPKM Darurat, pengerjaan pemeliharaan akan terus dilakukan. Namun, di sejumlah titik di ruas Jalan Kraksaan, masih banyak yang luput dari proses pemeliharaan. “Tetap kami kerjakan. Namun, selama PPKM masih belum maksimal. Mungkin nanti usai PPKM Darurat, ini akan kami maksimalkan,” ujarnya.

Pemeliharaan jalan dilakukan dengan cara tambal sulam bagian jalan yang berlubang. “Saat pengerjaan tidak menggunakan alat berat. Sebab, hanya menutupi jalan yang berlubang. Dengan harapan dapat dilalui dengan nyaman oleh pengendara hingga akhir tahun nanti,” ujarnya.

Menurutnya, pemeliharaan ini akan dilakukan di sepanjang 96 kilometer jalan mulai Probolinggo hingga jalan nasional Situbondo Kota. Di Probolinggo, pemeliharaan akan dilakukan di sekitar 46 kilometer jalan.

Apriyanto mengatakan, pengerjaannya tidak akan memakan waktu lama. Karena, hanya melakukan tambal sulam. “Tidak akan terlalu memengaruhi terhadap arus lalu lintas. Hanya saja penyelesaiannya memang tergantung cuaca dan beberapa hal lain,” ujarnya. (mu/rud) Editor : Jawanto Arifin
#jalan pantura #ppkm darurat kraksaan