Cerpen Daerah Dulu & Kini Ekonomi-Bisnis Features Hikayat Hobi Hukum & Kriminal Kesehatan Klinik Fotografi Lifestyle Lipsus Love & Life Story Main Desain News Ono Ono Ae Opini Pendidikan Peristiwa Perspektif Politik Radar Bromo Events Sportainment Tanya Jawab

Harga Cabai di Pasar Tradisional Sudah Turun Jadi Segini

Fandi Armanto • Jumat, 2 April 2021 | 16:05 WIB
TURUN: Pedagang cabai di pasar baru Probolinggo, menjajakan dagangannya. (Foto: Ridhowati Saputri/Jawa Pos Radar Bromo)
TURUN: Pedagang cabai di pasar baru Probolinggo, menjajakan dagangannya. (Foto: Ridhowati Saputri/Jawa Pos Radar Bromo)
KANIGARAN, Radar Bromo- Harga cabai rawit di Kota Probolinggo perlahan mulai turun. Pekan lalu harga cabai rawit mencapai Rp 125 ribu per kg. Namun per Kamis (1/4) harga jual cabai rawit hanya Rp 70 ribu per kg.

Turunnya harga cabai ini terpantau di pasar tradisional, seperti pasar baru Probolinggo. Bukan hanya cabai rawit merah. Untuk cabai rawit hijau yang sebelumnya mencapai kisaran Rp 50-60 ribu per kg. Saat ini sudah kisaran Rp 30 ribu per kg.

Hal ini diungkapkan oleh Sakur,55, warga Desa Kramat Agung, Bantaran. Dia  membenarkan harga jual cabai rawit terus turun.  “Sekarang Rp 70 ribu per kg, kemarin-kemarin masih Rp 120-125 ribu per kg,” ujarnya.

Harga cabai rawit yang turun drastis ternyata membuat cukup banyak pembeli. Sakur misalnya, telah menjual sekitar 9 kg cabai rawit. “Tadi (kemarin, Red) bawa cabai rawit 10 kg, sekarang tinggal 1 kg saja cabai rawit merah. Kalau yang hijau masih cukup banyak,” ujarnya.

Sakur mengaku, tidak tahu pasti penyebab turunnya harga cabai rawit. Namun sejak dari tengkulak, harga sudah turun.

“Saya ambil dari paiton. Cabai rawit yang merah ini Rp 45 ribu per kg dijual Rp 70 ribu. Kalau yang hijau kulakannya Rp 15 ribu per kg dijual Rp 30 ribu,” ujarnya.

Tidak berbeda jauh dengan Sakur. Naim,40, pedagang asal Kebonsari Kulon ini pun telah menurunkan harga jual cabai rawit mengikuti harga dari tengkulak. Harga tengkulak sudah turun.

“Seminggu kemarin cabai rawit masih Rp 120 ribu per kg, sekarang saya jual Rp 70 ribu buat cabai yang merah. Turun sekitar Rp 50 ribu per kg,” ujarnya.

“yang beli lumayan banyak. Pembeli dari kemarin sudha tahu kalau harga rawit turun,”tambahnya.

Sementara itu dari pantauan Dinas Koperasi Usaha Mikro Perdagangan dan Perindustrian (DKUPP) Kota Probolinggo, harga cabai rawit turun signifikan dalam 3 hari terakhir. Pada hari Minggu (28/3), harga rata-cara cabai rawit di 3 pasar yaitu pasar baru, pasar Kronong dan pasar Wonoasih, masih mencapai Rp 100 ribu per kg.

Namun pada kamis (1/4) harga cabai rawit di Pasar Baru mencapai Rp 70 ribu per kg, pasar Kronong Rp 65 ribu dan pasar wonoasih mencapai Rp 50 ribu per kg. (put/fun) Editor : Fandi Armanto
#harga cabai #cabai turun #cabai probolinggo