Korban yaitu Herlina. Saat kejadian, Herlina bersama teman sekantor dalam perjalanan dari Surabaya ke Jember. Mereka lantas mampir makan bakso di kedai Bakso Pak Noto.
Mobil yang mereka tumpangi yaitu Xenia hitam Nopol B 1051 BOA lantas diparkir di seberang kedai. Saat hendak pulang, baru korban menyadari bahwa dia jadi korban pencurian. Saat itu sebuah kaca mobil miliknya pecah. Sejumlah benda berharga di dalam mobil itu raib.
“Tadi sore (Kamis, Red) mobil saudara saya dipecah kacanya. Dompet yang berisi uang Rp 1,5 juta, surat-surat seperti identitas diri KTP, SIM ikut dibawa pelaku,” ujar Rosi, saudara Herlina saat dikonfirmasi.
Korban langsung melapor ke Polsek Mayangan. “Tadi sudah laporan ke polsek. Mungkin masih diperiksa,” tambahnya.
Plt Kapolsek Mayangan AKP Suharsono membenarkan adanya kejadian pecah kaca di Kelurahan Curahgrinting. “Memang benar ada kejadian pecah kaca mobil di Curahgrinting, sekitar pukul 16.00. Tapi laporan ke Polresta, bukan ke Polsek Mayangan,” terangnya.
Sementara itu, Kasatreskrim Polres Probolinggo Kota AKP Heri Sugiono juga membenarkan laporan kejadian pecah kaca. Saat ini kasus itu masih dalam proses penyelidikan.
“Sekarang masih dalam proses penyelidikan,” terangnya. (put/hn) Editor : Jawanto Arifin