--------------
VIEW Probolinggo merupakan sebuah aplikasi informasi milik Pemkot Probolinggo, yang di-launching sejak 22 Maret 2019. Melalui aplikasi ini, menunjang segudang informasi dan layanan terhadap masyarakat.
Seperti ditegaskan Kepala Dinas Kominfo Kota Probolinggo Aman Suryaman. Menurutnya, View Probolinggo dibentuk untuk memberikan layanan informasi publik kepada masyarakat, baik dari Kota Probolinggo maupun dari luar Kota Probolinggo.
“Melalui aplikasi ini, masyarakat akan dapat banyak manfaat. Mulai dari kemudahan menyampaikan pengaduan, informasi tentang publik, pariwisata, pendidikan, ketenagakerjaan, kesehatan, kependudukan, perizinan, sosial ekonomi, dan layanan publik lainnya,” ujarnya.
View Probolinggo, kata Aman, merupakan salah satu dari beberapa cara agar masyarakat dapat berinteraksi dengan pemerintah. “Bagi masyarakat yang suka menelepon, bisa melapor melalui Radio Suara Kota. Yang suka bermedia sosial, bisa melalui media sosial milik Pemkot Probolinggo,” jelasnya.
Tak hanya itu, di era dua tahun kepemimpinan pasangan Handal Brilian, termasuk menindaklanjuti Peraturan Presiden Nomor 95/2018 tentang Sistem Pemerintah Berbasis Elektronik (SPBE) yang mendukung pelaksanaan program reformasi birokrasi, Pemkot melalui Diskominfo hadir untuk menerapkan digitalisasi sesuai SPBE.
“Hal itu dibutuhkan sebagai bentuk adaptasi atas perubaha tren teknologi dan komunikasi serta mendukung percepatan transformasi digital. Terlebih, saat ini pemerintah sedang gencar melakukan redesain terhadap semua area dan layanan kepada masyarakat untuk menerapkan digitalisasi data dan data sharing,” jelasnya.
Menurutnya, di era pandemi ini, transformasi digital merambah seluruh sektor. Mulai dari sosial, ekonomi, pendidikan, bahkan pemerintahan. Dukungan dan layanan Diskominfo, bisa diwujudkan dengan menyiapkan layanan publik Berbasis data terintergrasi, termasuk infrastruktur TIK-nya.
“Jadi, di sini beberapa unit kerja sudah berkolaborasi dan berbagi data. Misalnya, pemanfaatan data NIK (nomor induk kependudukan), layanan digital pada kelurahan/kecamatan, layanan pengaduan melalui View Probolinggo Call Center 112, UKM Pintar, dan pengaduan lainnya,” tambahnya.
Berdasarkan hasil evaluasi SPBE tahun 2019, kata Aman, Pemkot mendapatkan nilai 3,25. Angka ini masuk kategori baik dan di atas rata-rata. Bahkan, berada di peringkat 4 se-Jawa Timur.
Adanya pelaksanaan evaluasi SPBE, kata Aman, bertujuan mewujudkan proses kerja yang efisien, efektif, transparan, akuntabel, serta meningkatkan pelayanan publik. (rpd/rud/*) Editor : Jawanto Arifin