Kedua korban adalah Hasan, 37, asal Sulawesi dan Rifa’i, 42, asal Jakarta. Keduanya bekerja di kapal pengangkut batu bara, baru berkunjung ke kawasan Seruni Point Bromo. Mereka pun pulang dengan berboncengan mengendarai motor Honda Beat.
Saat berangkat, kondisi motor Honda Beat baik-baik saja. Namun, saat pulang diduga rem Honda Beat blong. Sementara perjalanan pulang, kebanyakan posisi jalan menurun. Akibatnya, motor kedua wisatawan tersebut oleng dan jatuh.
Kedua korban mengalami luka parah dan dilarikan ke Puskesmas Pembantu (Pustu) Wonotoro, Kecamatan Sukapura. ”Kecelakaan sekitar pukul 15.00. Sekarang sudah di Puskesmas Pembantu Wonotoro,” kata Ali, warga Sukapura.
Husen, petugas kesehatan Pustu Wonotoro saat dikonfirmasi mengatakan, kedua korban kecelakaan sudah ditangani di pustu. Namun, korban Hasan masih dalam kondisi tidak sadarkan diri. Karena itu, pihaknya memutuskan untuk merujuk kedua korban ke RSUD dr. Moh. Saleh Kota Probolinggo.
”Korban sudah ditangani. Sudah dipasang alat bantu pernapasan dan lainnya. Sekarang (kemarin, red) akan dirujuk ke RSUD di kota karena kondisi satu korban kritis,” terangnya.
Sementara itu, Kasat Lantas Polres Probolinggo AKP Sigit Raharjo melalui Kanit Laka Iptu I Nyoman Harayasa mengaku belum mengetahui kecelakaan tersebut. Pihaknya akan minta petugas untuk mengecek korban kecelakaan tersebut dan menyelidikinya. ”Kami akan datangi korban kecelakaan dan selidiki ke lokasi kejadian,” ujarnya. (mas/hn)
Editor : Muhammad Fahmi