Dalam perlombaan kali ini, panitia menyiapkan hadiah cukup besar. Rp 12 juta. Hadiah ini disiapkan bagi 10 peserta terbaik. Mereka mendapatkan hadiah mulai Rp 200 ribu sampai Rp 6 juta. Di samping itu, panitia juga menyiapkan ratusan doorprize.
Dalam lomba yang disiapkan 110 lapak ini, panitia membagi hadiah Rp 12 juta dalam 10 bagian. Juara pertama disiapkan Rp 6 juta; juara kedua Rp 2,4 juta; juara ketiga Rp 1,2 juta; juara keempat Rp 600 ribu; dan juara kelima Rp 400 ribu. Serta, masing-masing Rp 200 ribu untuk juara 6-10.
Hasilnya, setelah berlomba sekitar 2 jam, Tim Monyet yang menempati lapak nomor 98 berhasil menjadi juara pertama. Pemancing asal Pasuruan, itu berhasil mendapatkan seekor ikan seberat 5.095 kilogram (Kg). Disusul tim STT (4.225 Kg); Tim Orange (3.805 Kg); Tim Raja Begal (3.540 Kg); dan Tim Gempa (3.355 Kg).
Panitia Lomba Ainum Mashudi mengaku, sangat mengapresiasi melihat antusiasme para anggler dalam mengikuti lomba. Termasuk, dalam mematuhi protokol kesehatan pencegahan Covid-19. “Kami tetap mengedepankan protokol kesehatan seperti sebelumnya. Yakni, penancing harus mengenakan masker dan dilakukan pengecekan suhu tubuh,” ujarnya.
Selain hadiah utama, kegiatan yang diseponsori Toko Busana Pelangi; Dragon Fishing Outlet; Toko Pancingqu; dan PT. Bintang Tujuh, ini juga membagikan ratusan doorprize kepada peserta. Sejumlah doorprize itu juga disediakan oleh sponsor.
Berbeda dari biasanya, event besar yang digelar kali pertama usai kembali dibukanya Kolam Bromo Fishing, ini membuat sejumlah peserta cukup serius. Para peserta terlighat fokus memperhatikan pelampung dan menunggu ngetrik. “Para peserta sangat serius. Saat perlombaan dimulai semua fokus pada kailnya. Suasana jadi hening. Tidak ada suara bising sama sekali,” ujar Ainul Mashudi. (rpd/rud) Editor : Jawanto Arifin