Cerpen Daerah Dulu & Kini Ekonomi-Bisnis Features Hikayat Hobi Hukum & Kriminal Kesehatan Klinik Fotografi Lifestyle Lipsus Love & Life Story Main Desain News Ono Ono Ae Opini Pendidikan Peristiwa Perspektif Politik Radar Bromo Events Sportainment Tanya Jawab

Penjual Kembang Api di Kota Probolinggo Masih Eksis, Biar Laku Ikut Jualan Masker

Jawanto Arifin • Sabtu, 9 Mei 2020 | 14:00 WIB
Photo
Photo
PROBOLINGGO, Radar Bromo - Hampir tiap kali bulan puasa maupun pergantian tahun baru, di jalan-jalan banyak ditemui penjual kembang api. Tak terkecuali di bulan ramadan di saat pandemi seperti sekarang. Pedagang dadakan yang menjual kembang api, masih eksis.

Menariknya, penjual kembang api yang banyak ditemui di Kota Probolinggo, biasanya tak hanya menjual satu jenis barang. Mereka juga menyelipkan barang lain seperti menjual masker. Bisa ditebak, mereka juga ingin mencari tambahan penghasilan akibat maraknya wabah Covid-19.

Seperti yang ada di Perumahan Kopian, Jl Raya Bromo, Kelurahan Ketapang, Kecamatan Kademangan, Kota Probolinggo. Sejumlah pendagang dadakan ramai di sepanjang jalan. Salah satunya Ahmad Didin, 32 warga sekitar. Menurut pria dua anak itu, guna mendapatkan tambahan penghasilan jelang lebaran, ia bersama dengan istrinya menjual takjil, petasan dan juga masker.

“Karena Covid-19 rasanya mendapatkan penghasilan tambahan cukup sulit. Makanya peluang apa saja yang bisa dibuat untuk tambahan penghasilan di bulan ramadan ini, kita manfaatkan. Istri jual takjil, malamnya saya jual petasan dan masker. Sebab saat ini masyarakat jika hendak ke mana-mana harus pakai masker. Makanya saya juga jual,” ungkapnya.

Hal senada juga diungkapkan Sholehudin, 30 penjual petasan yang lokasinya tak jauh dari lokasi Ahmad Didin berjualan. Pria yang juga warga Kelurahan Ketapang, Kecamatan Kademangan, Kota Probolinggo mengaku sehari hanya bisa menjual tiga hingga lima bungkus petasan dengan harga bervariasi. Penjualannya tidak seramai tahun sebelumnya.

“Rata-rata per harinya lima sampai sepuluh bungkus yang laku. Harganya mulai dari Rp 3 ribu hingga 30 ribu. Tapi penjualan sekarang, tidak sebanyak tahun sebelumnya. Namun tetap saya telateni. Barangkali, mendekati lebaran malah tambah banyak yang beli,” bebernya. (rpd/fun) Editor : Jawanto Arifin
#penjual kembang api #kembang api