Data yang dihimpun Jawa Pos Radar Bromo, melalui anggaran dari APBD 2020 telah dialokasikan sekitar Rp 1,2 miliar untuk mempersiapkan lahan parkir Wisata Puncak Seruni Point. Sesuai perencanaan dan persetujuan Kementerian Perumahan dan Pemukiman, lahan parkir ini akan dibangun menggunakan APBN atau oleh Kementerian. Syaratnya, lahannya sudah siap, baik status lahan maupun kesiapan secara fisik.
Kepala Dinas Perumahan Kawasan Pemukiman dan Pertanahan (Disperkim) Kabupaten Probolinggo Prijono mengatakan, sejauh ini rencana mempersiapkan lahan parkir Wisata Puncak Seruni Point tetap berjalan. Kegiatan itu tidak terdampak pergeseran anggaran penanganan Covid-19.
“Kegiatan anggaran di dinas kami banyak yang dibatalkan karena anggarannya dialihkan untuk penanganan virus korona. Tetapi, untuk mempersiapkan lahan parkir wisata Puncak Seruni Point, tetap dilaksanakan tahun ini,” katanya.
Ia berharap Kementerian Perumahan dan Permukiman benar-benar merealisasikan untuk membangun tempat parkir itu tahun depan. “Kami berharap tahun depan Kementerian melalui APBN mengalokasikan untuk pembangunan parkir wisata Puncak Seruni Point. Karena tahun ini kami telah mempersiapkan lahan sesuai petunjuk dari Kementerian,” ujarnya.
Diketahui, lahan parkir di Puncak Seruni Point direncanakan dibangun secara landscape. Artinya, wisatawan yang usia lanjut tidak perlu naik ke Puncak Seruni Point dengan 256 anak tangga untuk melihat keindahan kawasan Gunung Bromo. Namun, tetap bisa menikmatinya melalui lahan parkir yang kini masih dalam proses pengadaan lahan. (mas/rud) Editor : Jawanto Arifin