Cerpen Daerah Dulu & Kini Ekonomi-Bisnis Features Hikayat Hobi Hukum & Kriminal Kesehatan Klinik Fotografi Lifestyle Lipsus Love & Life Story Main Desain News Ono Ono Ae Opini Pendidikan Peristiwa Perspektif Politik Radar Bromo Events Sportainment Tanya Jawab

Kemenangan Persipro 54 atas Persid Ternoda Kericuhan Suporter

Jawanto Arifin • Minggu, 6 Oktober 2019 | 19:30 WIB
Photo
Photo
MAYANGAN, Radar Bromo - Persipro 54 berhasil meraih poin penuh di kandang sendiri. Tiga poin yang dihasilkan pada laga melawan Persid Jember, Sabtu (5/10) sore di Stadion Bayuangga Kota Probolinggo, berakhir dengan skor 1-0.

Sayangnya, kemenangan perdana (yang benar-benar diraih dari pertandingan) di kandang itu dinodai dengan aksi tidak pantas. Suporter Persipro 54 dan Persid Jember bentrok. Bahkan, tawuran itu terjadi di dua titik. Yakni di dalam stadion dan di luar stadion.

Tawuran dipicu protes suporter Persipro 54 atas sikap wasit yang dianggap tidak tegas. Banyak pelanggaran yang dilakukan oleh pemain Persid Jember, namun tidak dinilai sebagai pelanggaran. Bahkan Kapten Persid Jember Iwan Sampurno yang sengaja menerjang kaki pemain Persipro, hanya mendapatkan kartu kuning.

Aksi dorong oleh Pemain Persid Jember kepada Lukman Adiputra selaku wasit yang memberikan hadiak penalti pada Persipro 54, juga membuat suporter terpicu. Lebih lagi pada saat tambahan waktu 3 menit.

Saat itu, Andi Yudha Pratama kiper Persipro 54 dipukul oleh pemain Persid Jember, lantaran dianggap mengulur waktu. Saat itu, posisi Persid Jember kalah 0-1.

Photo
Photo
BERLANJUT DI LUAR LAPANGAN: Kericuhan suporter berlanjut di luar lapangan. (Foto: Zainal Arifin/Radar Bromo)

Bentrok antar pemain oun terjadi di lapangan. Tepanya di mulut gawang Persipro 54. Bahkan, sejumlah aparat dan ofisial harus masuk meredakan para pemain yang saling jotos.

Pekelahian di lapangan tersebut memicu para suporter masuk pagar. Suporter Persid Jember berlari ke pintu keluar. Melihat aksi itu, Supoter Persipro 54 pun berlarian menuju pintu keluar dan mereka baku hantam. Saat itu juga, aparat bergeser mengamankan tawuran di pintu keluar stadion.

Di sisi lain, suporter dua kubu berhasil masuk ke lapangan. Di lapangan, mereka adu jotos dengan para pemain lawan. Pemain kedua tim pun diminta segera masuk ke loker masing masing. Sementara petugas memukul paksa suporter yang masuk untuk keluar.

Usai pertandingan. aparat kepolisian mengamankan suporter Persid Jember yang pulang. Termasuk, mengawal para pemain dengan menggunakan mobil patroli.

Suharyono asisten pelatih Persipro 54 mengatakan, tawuran dipicu oleh pemukulan pemain Persid Jember kepada kipernya. “Aksi mengulur waktu saya pikir dilakukan tim mana saja yang kedudukannya merasa diuntungkan. Namun harusnya pemain Persid Jember tidak memukul. Tapi meminta wasit segera bertindak,” terang Pak Har, sapaannya.

Achmad Jainuri, pelatih Persid Jember mengaku, bentrok dalam sepak bola adalah hal biasa. Jika pengamanan dilakukan dengan baik, maka suporter tidak akan bisa masuk ke lapangan. “Jika pengamanannya baik, supoter tidak akan bisa masuk ke dalam,” bebernya.

 

Kumpulkan Poin Penuh

Sementara itu, gol semata wayang Persipro 54 pada laga kemarin, dicetak Puguh Wijaya di menit ke 71 dengan tendangan penalti. Kendati demikian pertandingan cukup menarik. Sebab, banyak peluang yang diciptakan kedua tim.

Setidaknya tim tuan rumah punya delapan peluang emas yang belum bisa dimanfaatkan menjadi poin. Sementara Persid Jember punya tiga peluang yang belum bisa merobek jala Andi Yudha Pratama, kiper Persipro 54.

Bermain di kandang sendiri, Persipro 54 berinisiatif menyerang. Mulai menit pertama, gempuran pemain depan Persipro membuat pemain Persid Jember dipaksa bertahan.

Hasan Basri, pemain depan Persipro bahkan harus dilanggar oleh Jerry Rivan Perdana, pemain bek Persid Jember, demi mengamankan gawang.

Perebutan bola tengah juga cukup sengit. Imam Hambali Kapten Persipro 54 di menit 29 harus menerima kartu kuning lantaran dinilai menjatuhkan pemain lawan. Hingga peluit babak pertama selesai, skor kaca mata tak berubah.

Memasuki babak kedua, kedua tim bermain makin panas. Sejak menit pertama di babak kedua, body crash akrab terjadi. Bahkan, para pemain banyak yang terjatuh.

Soeharjono, asisten pelatih Persipro 54 mengaku cukup puas dengan hasil pertandingan. Anak asuhnya berhasil meraih poin penuh, yakni tiga poin.

“Kami cukup puas. Dan anak-anak sudah bekerja maksimal. Secara permainan memang tadi didominasi oleh anak-anak,” bebernya.

Acha Jainuri, pelatih Persid Jember mengakui, permainan Persipro 54 pada pertandingan tersebut cukup bagus. Bahkan timnya dipaksa untuk bertahan. Tentunya secara internal ia akan melakukan evaluasi.

“Kita masih memiliki satu away dan satu home. Kesempatan itu akan kami maksimalkan,” pungkasnya. (rpd/hn) Editor : Jawanto Arifin
#persipro 54 #liga 3 zona jatim #persid jember