Cerpen Daerah Dulu & Kini Ekonomi-Bisnis Features Hikayat Hobi Hukum & Kriminal Kesehatan Klinik Fotografi Lifestyle Lipsus Love & Life Story Main Desain News Ono Ono Ae Opini Pendidikan Peristiwa Perspektif Politik Radar Bromo Events Sportainment Tanya Jawab

Masih Sosialisasi, Revitalisasi Pasar Lumbang Belum Digarap

Jawanto Arifin • Minggu, 28 Juli 2019 | 18:40 WIB
Photo
Photo
LUMBANG, Radar Bromo - Pasar Lumbang, menjadi salah satu dari empat pasar tradisional di Kabupaten Probolinggo, yang tahun ini akan direvitalisasi. Dengan anggaran sekitar Rp 2,3 miliar, proyel perbaikan Pasar Lumbang, telah dilelang. Tapi, sampai Sabtu (27/7), belum digarap. Alasannya, masih tahap sosialisasi kepada para pedagang.

Kepala Disperindag Kabupaten Probolinggo Mahbub Zunaidi mengatakan, proses lelang pengadaan kegiatan rehab Pasar Lumbang, sudah turun. Pemenang tender sudah ada. Sehingga, Pasar Lumbang dapat dipastikan direhab tahun ini. ”Rencana rehab Pasar Lumbang tahun kemarin sempat tertunda karena gagal lelalng. Tapi, tahun ini pasti terlaksana karena sudah ada pemenang lelangnya,” katanya, kemarin.

Soal pengerjaannya, Mahbub mengatakan, tidak bisa serta merta langsung menggarapnya. Masih butuh tahapan sosialisasi kepada para pedagang. Sehingga, mereka memahami rencana rehab pasarnya. “Kami sosialisasikan dulu kepada para pedagang. Mulai rencana bentuk dan mendata pedagang yang terdampak pembangunan,” ujarnya.

Mahbub mengatakan, ada sekitar 140 pedagang yang terdampak. Baik pedagang yang selama ini menempati kios, pemilik bedak, maupun yang berjualan di emperan pasar. Nantinya, di pasar ini akan dibangun kios dan los tanpa meja.

Ia mengatakan, bangunan pasar ini akan diprioritaskan bagi pedagang terdampak yang selama ini berjualan di dalam pasar. “Kami lakukan pendataan serta sosialisasi pada para pedagang. Supaya saat pasar rampung direhab, tidak kesulitan untuk penataannya,” ujarnya. (mas/rud) Editor : Jawanto Arifin
#pemkab probolinggo #revitalisasi #pedagang #pasar tradisional #anggaran #Perubahan APBD #pasar lumbang