Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga (Disdikpora) Kota Probolinggo mengajukan anggaran Rp 4,6 miliar. Namun, hanya pelajar tingkat SD dan SMP yang akan mendapatkannya. “Sudah kami anggarkan di Perubahan APBD 2019 sebesar Rp 4,6 miliar. Anggaran ini untuk pembelian seragam SD-SMP negeri dan swasta,” ujar Kepala Disdikpora, Kota Probolinggo, Moch Maskur.
Awalnya, Disdikpora merencanakan anggaran miliaran rupiah itu akan digunakan untuk seragam lengkap dengan sepatu dan tas. Namun, mendapatkan masukan dari Wali Kota untuk memasukkan pelajar SD-SMP swasta.
“Akhirnya, Rp 4,6 miliar itu dialokasikan untuk negeri dan swasta. Tapi, yang diperoleh hanya seragam. Berupa seragam putih merah, seragam pramuka, dan seragam olahraga untuk SD. Serta, seragam putih biru, seragam pramuka, dan seragam olahraga untuk SMP,” jelas Maskur.
Karena anggaran ini baru dianggarkan pada Perubahan APBD 2019, sementara ini siswa boleh menggunakan seragam asal sekolah sebelumnya. “Kalau yang SMP masih diperkenankan menggunakan seragam merah putih dulu,” ujarnya.
Sebelumnya, Wali Kota Probolinggo Hadi Zainal Abidin telah menyampaikan rencana seragam gratis bagi para pelajar ini. Seragam itu akan disalurkan melalui Disdikpora. “Nanti seragam ini akan diberikan berupa kain seragam,” ujarnya saat itu. (put/rud) Editor : Jawanto Arifin